Peringatan Ekonom: Pentingnya Hati-Hati Bagi Pemerintah Saat Memberi Target Tax Ratio 2025

Peringatan Ekonom: Pentingnya Hati-Hati Bagi Pemerintah Saat Memberi Target Tax Ratio 2025

Kursus pajak adalah kelas perpajakan yang biasanya diikuti oleh orang-orang yang membutuhkan pengetahuan dan wawasan yang luas di bidang perpajakan. Kursus pajak seperti ini nantinya akan memberikan pesertanya materi tentang peraturan kebijakan perundang-undangan perpajakan, yang pastinya akan dibutuhkan ketika sudah terjun ke dalam dunia kerja. Bagi seseorang yang ingin memiliki karir di dunia pajak. pastinya tidak kalah penting untuk mengetahui berbagai berita yang sedang hangat dibicarakan. Seperti halnya yang terjadi akhir-akhir ini, yaitu ekonomi yang mulai memperingatkan pemerintah agar hati-hati ketika memberi target rasio pajak di tahun depan atau tahun 2025.

Perlu diketahui bahwa pemerintah telah memberikan pengumuman terhadap target rasio penerimaan pajak atau yang seringkali dikenal dengan tax ratio 11,2% sampai 12% besarnya atas PDB atau Produk Domestik Bruto pada tahun 2025. Angka tersebut ternyata di atas realisasi yang telah terjadi di tahun 2023, yaitu mencapai 10,32% dan target APBN atau anggaran pendapatan dan belanja negara tahun 2024 adalah sebesar 10,12%. Bhima Yudhistira selaku Direktur Eksekutif Celios memberikan tanggapan terhadap target tersebut, dengan menyatakan bahwa sangat penting bagi pemerintah untuk mempunyai kehati-hatian dan target yang realistis berhubungan dengan rasio pajak pada tahun yang akan datang.

Menurut Bhima, pencapaian rasio pajak yang semakin tinggi akan membutuhkan penggunaan instrumen pajak yang tepat target atau tepat pada sasarannya. Selain itu, Bhima juga mencontohkan bahwa penerapan pajak baru seperti pajak kekayaan windfall profit tax dan pajak karbon penting untuk dipertimbangkan supaya bisa memberikan pendukungan pada target tersebut. Bhima menyoroti risiko gangguan yang bisa saja terjadi atas konsumsi dan kinerja sektor usaha domestik apabila instrumen pajak yang dipergunakan tidak tepat. Dia mencontohkan pada penerapan PPN atau pajak pertambahan nilai yang sebesar 12% bisa saja mengganggu pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan sektor ritel sampai penjualan rumah..

Di sisi lain, Bhima juga menjelaskan bahwa keadaan makro ekonomi yang belum mencapai stabil juga bisa berpengaruh terhadap pencapaian target penerimaan pajak yang tinggi dari objek pajak yang telah ada. Dia memberikan perkiraan bahwa perlambatan kinerja ekspor ke berbagai negara tradisional karena adanya gejolak geopolitik, risiko Pelemahan nilai tukar Rupiah, dan tingginya suku bunga. Kemudian, Direktur Eksekutif Celios tersebut menekankan adanya pertimbangan terhadap faktor tersebut sangatlah dibutuhkan Sebagai pertimbangan utama sebelum memberikan penetapan pada target rasio pajak supaya tidak melebihi batas yang seharusnya.

Baca Juga: Revisi Peraturan Presiden Terbaru: Negara Bisa Membantu Penagihan Pajak

Penting untuk diketahui bahwa rasio pajak tersebut telah dicantumkan pada dokumen RKP atau Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025. Hal seperti ini menunjukkan adanya keseriusan bagi pemerintah dalam memberikan penetapan arah kebijakan ekonomi untuk tahun-tahun selanjutnya. Tetapi, seiring dengan adanya ambisi yang tinggi ini, sangat penting bagi pemerintah untuk melakukan penghitungan dengan seksama atas dampak dari kebijakan yang diterapkan supaya tidak memberikan penekanan yang lebih pada konsumsi dan kinerja sektor domestik.

Penerapan instrumen pajak yang baru, seperti pajak kekayaan maupun pajak karbon, kemungkinan juga membutuhkan kajian yang mendalam mengenai efektifitasnya dalam mencapai sasaran rasio pajak yang ditetapkan. Bersamaan dengan hal tersebut,Pemerintah juga penting untuk memberikan perhatian lebih pada keadaan makro ekonomi domestik dan global yang bisa berpengaruh terhadap kinerja ekspor dan nilai tukar Rupiah. Dengan menggunakan pendekatan yang realistis dan hati-hati, pemerintah bisa meningkatkan penerimaan pajak tanpa mengorbankan stabilitas sektor usaha domestik dan pertumbuhan ekonomi.

Untuk menjadi seorang ahli pajak, Anda harus memiliki pengetahuan mendalam terkait pajak. Dan salah satunya adalah dengan mengikuti Kursus pajak. Tax Academy adalah tempat yang tepat untuk Anda memulainya. Karena di tempat ini merupakan langkah tangga pertama kesuksesan Anda sebagai seorang Expert di bidang industri perpajakan.

Tax Academy menawarkan metode pembelajaran yang mudah dan memiliki jaringan profesional. Beberapa metode tersebut diantaranya adalah Video Learning, Interactive Learning, dan juga Hybrid Learning. Akademi perpajakan yang satu ini dikelola oleh profesional dari WiN Partners yang mengelola berbagai bidang pajak dengan kantornya di Surakarta, Medan dan juga Batam. Hubungi kami sekarang juga untuk Anda yang ingin mengikuti Kursus pajak dan menjadi Expert di bidang pajak.

Revisi Peraturan Presiden Terbaru: Negara Bisa Membantu Penagihan Pajak

Revisi Peraturan Presiden Terbaru: Negara Bisa Membantu Penagihan Pajak

Pelatihan pajak akan sangat tepat untuk diikuti oleh orang-orang yang ingin memiliki pengetahuan mendalam seputar kebijakan perundang-undangan perpajakan. Ketika memiliki wawasan yang luas mengenai ketentuan pajak, pastinya pengelolaan pajak akan bisa dilakukan dengan semakin mudah dan efisien. Selain Mengetahui berbagai ketentuan perpajakan yang berlaku, tidak kalah penting juga untuk selalu mengikuti perkembangan peraturan pajak yang baru atau yang mendapatkan revisi. Seperti halnya kebijakan tentang penagihan pajak, yang pada saat ini telah direvisi melalui peraturan presiden terbaru. Ulasan berikut ini akan membahas tentang peraturan Perpres baru tersebut yang berkaitan dengan penagihan pajak.

Peraturan presiden atau Perpres No. 159 Tahun 2014 telah secara resmi direvisi oleh pemerintah Indonesia, yang mana kebijakan tersebut mengesahkan Convention on Mutual Administrative Assistance in Tax Matters atau Konvensi Tentang Bantuan Administratif Bersama di Bidang Perpajakan. Revisi tersebut dilaksanakan supaya Indonesia bisa memiliki hubungan kerjasama sebagai upaya penagihan pajak secara resiprokal dengan otoritas pajak dari yurisdiksi Mitra. Perubahan dari kebijakan tersebut telah tertulis pada Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2024 yang mana telah ditetapkan sejak Senin 22 April 2024 lalu.

Perlu diketahui bahwa Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2024 memberikan pengakuan bahwa Perpres 159/2014, belum mengatur secara penuh tentang kerjasama bantuan penagihan pajak secara resiprokal dan penarikan kembali pernyataan atau Declaration yang dilakukan melalui notifikasi. Maka dari itu, perubahan kali ini dianggap penting supaya bisa memberikan penyesuaian terhadap kebijakan yang lebih komprehensif yang berhubungan dengan kerjasama internasional dalam penagihan pajak. Menurut lampiran peraturan presiden Nomor 56 Tahun 2024, terdapat Declaration yang menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia memberikan keputusan untuk tidak memberikan penyediaan bantuan penagihan atas berbagai jenis pajak tertentu

Hal tersebut pastinya meliputi berbagai pajak, seperti pajak penghasilan terhadap subdivisi politik maupun pemerintah lokal, pajak hadiah dan pajak warisan, iuran jaminan sosial yang sifatnya wajib, pajak kendaraan bermotor, pajak atas barang dan jasa tertentu seperti cukai, maupun berbagai jenis pajak yang lain. Tetapi, bantuan dari penagihan akan tetap diberikan untuk berbagai pajak, misalnya pajak penghasilan, pajak kekayaan bersih, pajak atas Capital Gains, pajak terhadap aset tidak bergerak, dan pajak pertambahan nilai. Dalam konteks teknisnya tentang pemberian bantuan penagihan pajak secara resiprokal sebelumnya telah sempat diatur pada PMK 61/2023.

Proses dari pemberian bantuan penagihan oleh Dirjen pajak kepada yurisdiksi Mitra, akan dijalankan menurut klaim pajak yang diajukan oleh otoritas yang memiliki wewenang pada yurisdiksi tersebut. Direktorat Jenderal Pajak akan melakukan penelitian terhadap klaim pajak tersebut supaya bisa memastikan kriteria pemberian bantuan penagihan dan kesesuaian informasi.

Baca Juga: Berbagai Kode Error Saat Mengisi e-Faktur, Bagaimana Solusinya?

Perbedaan dari Kebijakan Sebelumnya

Apabila melakukan perbandingan Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2024 dengan pembaruan aturan yang sebelumnya, yaitu Peraturan Menteri Keuangan Nomor 61 Tahun 2023, ada berbagai perbedaan yang cukup mendasar dalam tata cara penagihan pajak di Indonesia. Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2024 memberikan landasan hukum yang lebih komprehensif dan lebih konkret yang berkaitan dengan kerjasama penagihan pajak dengan negara mitra, sedangkan peraturan Menteri Keuangan Nomor 61 Tahun 2023 lebih menekankan pada tata cara dalam melaksanakan penagihan pajak yang pada umumnya.

Kendati demikian, baik Peraturan Menteri Keuangan Nomor 61 Tahun 2023 ataupun Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2024 sama-sama mengusahakan untuk semakin menyederhanakan berbagai kebijakan yang berkaitan dengan penagihan pajak, walaupun dengan fokus yang berbeda.

Untuk menjadi seorang ahli pajak, Anda harus memiliki pengetahuan mendalam terkait pajak. Dan salah satunya adalah dengan mengikuti Pelatihan pajak. Tax Academy adalah tempat yang tepat untuk Anda memulainya. Karena di tempat ini merupakan langkah tangga pertama kesuksesan Anda sebagai seorang Expert di bidang industri perpajakan.

Tax Academy menawarkan metode pembelajaran yang mudah dan memiliki jaringan profesional. Beberapa metode tersebut diantaranya adalah Video Learning, Interactive Learning, dan juga Hybrid Learning. Akademi perpajakan yang satu ini dikelola oleh profesional dari WiN Partners yang mengelola berbagai bidang pajak dengan kantornya di Surakarta, Medan dan juga Batam. Hubungi kami sekarang juga untuk Anda yang ingin mengikuti Pelatihan pajak dan menjadi Expert di bidang pajak.

Mengembangkan Pemahaman Lebih Dalam: Melihat Peran Pendidikan Pajak Bagi Mahasiswa

Mengembangkan Pemahaman Lebih Dalam: Melihat Peran Pendidikan Pajak Bagi Mahasiswa

Pelatihan Pajak – Perpajakan mungkin tidak selalu menjadi mata pelajaran yang menarik bagi sebagian orang, namun bagi pelajar yang tertarik dengan dunia keuangan dan akuntansi, pendidikan perpajakan dapat menjadi langkah awal yang penting dalam membangun karir yang sukses di bidang ini. Menurut mahasiswa, pelatihan pajak memiliki peran tidak hanya untuk memperluas pengetahuan mereka tentang sistem perpajakan, tetapi juga dapat mempengaruhi minat mereka untuk mengembangkan karir di bidang tersebut.

Pemahaman mendalam tentang sistem perpajakan

Pelatihan perpajakan memberikan siswa pemahaman yang lebih mendalam tentang sistem perpajakan suatu negara. Mereka mempelajari berbagai aspek perpajakan, termasuk peraturan, kebijakan, prosedur dan praktik yang berkaitan dengan pembayaran pajak. Melalui kursus ini, siswa belajar tidak hanya bagaimana pajak diterapkan pada individu dan bisnis, tetapi juga implikasi sosial dan ekonomi dari kebijakan pajak.

Pengembangan keterampilan praktis

Pelatihan perpajakan juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan praktis yang dibutuhkan untuk bekerja di bidang perpajakan. Mereka belajar tentang proses penyusunan SPT, pengisian formulir perpajakan, dan pengelolaan kepatuhan perpajakan. Keterampilan ini berguna tidak hanya dalam konteks akademis, namun juga dalam lingkungan profesional di mana pemahaman yang kuat tentang perpajakan sangat dihargai.

Kembangkan minat untuk berkarir di bidang perpajakan

Salah satu dampak langsung pelatihan perpajakan terhadap mahasiswa adalah adanya peluang untuk meningkatkan minat mengembangkan karir di bidang perpajakan. Dengan pemahaman yang lebih dalam dan pengalaman praktis yang mereka peroleh selama pelatihan, banyak siswa mulai melihat potensi karir yang menarik di bidang perpajakan.

Memahami tantangan dan peluang

Pendidikan perpajakan juga membantu mahasiswa memahami tantangan dan peluang yang ada dalam profesi perpajakan. Mereka belajar tentang kompleksitas peraturan perpajakan, perubahan undang-undang perpajakan, dan bagaimana faktor-faktor ini berdampak pada praktik perpajakan. Namun, mereka juga menemukan peluang untuk kemajuan dalam karir ini, termasuk kemungkinan menjadi profesional perpajakan yang sangat dicari oleh bisnis dan klien.

Membuka jalan menuju profesionalisme

Pendidikan perpajakan tidak hanya sekedar memperoleh pengetahuan dan keterampilan tetapi juga mempersiapkan peserta didik menjadi tenaga profesional yang kompeten di bidang perpajakan. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diperkenalkan dengan etika profesi, standar akuntansi dan tanggung jawab sosial yang melekat dalam praktik perpajakan. Hal ini membantu mereka membangun fondasi yang kuat untuk karier mereka dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan dunia nyata.

Baca Juga: Tingkatkan Karir di Dunia Perpajakan dengan Kursus Perpajakan untuk Lulusan Sekolah Profesional

Pendidikan perpajakan berperan penting dalam pengembangan karir mahasiswa di dunia perpajakan karena beberapa alasan. Pertama, pelatihan perpajakan membantu individu atau tim memahami peraturan dan ketentuan perpajakan secara lebih mendalam, sehingga dapat meningkatkan kepatuhan perpajakan dan mengurangi risiko pelanggaran peraturan. Kedua, pelatihan perpajakan menawarkan peluang karir yang luas, termasuk peran sebagai perencana pajak, penasihat pajak, pemeriksa pajak dan lain-lain, sehingga memberikan pilihan karir yang lebih beragam.

Ketiga, pendidikan perpajakan membantu individu mengoptimalkan pengelolaan perpajakan, termasuk mengidentifikasi peluang pengurangan pajak, penghindaran pajak secara legal, dan beradaptasi terhadap perubahan peraturan perpajakan, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan kesuksesan profesional.

Terakhir, pelatihan perpajakan juga membantu individu mengurangi risiko perpajakan yang sangat penting dalam karir profesional, khususnya di bidang perpajakan yang memerlukan ketelitian dan keahlian khusus. Oleh karena itu, pendidikan perpajakan menjadi sangat penting dalam pengembangan karir peserta didik di dunia perpajakan karena dapat membantu mereka meningkatkan keterampilan, peluang karir dan keberhasilan dalam karir profesionalnya.

Kesimpulannya, peran pendidikan perpajakan di mata mahasiswa sangat penting dalam mengembangkan pemahaman, keterampilan dan minatnya dalam bidang perpajakan. Pelatihan ini tidak hanya membekali mereka dengan pengetahuan mendalam tentang sistem perpajakan, namun juga membantu mereka mengembangkan keterampilan praktis yang diperlukan untuk sukses berkarir di bidang perpajakan.

Untuk menjadi seorang ahli pajak, Anda harus memiliki pengetahuan mendalam terkait pajak. Dan salah satunya adalah dengan mengikuti pelatihan pajak. Tax Academy adalah tempat yang tepat untuk Anda memulainya. Karena di tempat ini merupakan langkah tangga pertama kesuksesan Anda sebagai seorang Expert di bidang industri perpajakan.

Tax Academy menawarkan metode pembelajaran yang mudah dan memiliki jaringan profesional. Beberapa metode tersebut diantaranya adalah Video Learning, Interactive Learning, dan juga Hybrid Learning. Akademi perpajakan yang satu ini dikelola oleh profesional dari WiN Partners yang mengelola berbagai bidang pajak dengan kantornya di Surakarta, Medan dan juga Batam. Hubungi kami sekarang juga untuk Anda yang ingin mengikuti pelatihan pajak dan menjadi Expert di bidang pajak.

Tingkatkan Karir di Dunia Perpajakan dengan Kursus Perpajakan untuk Lulusan Sekolah Profesional

Tingkatkan Karir di Dunia Perpajakan dengan Kursus Perpajakan untuk Lulusan Sekolah Profesional

Kursus Pajak – Dunia perpajakan merupakan suatu bidang yang penting dan terus berkembang dalam dunia usaha. Dihadapkan dengan kompleksitas peraturan perpajakan yang terus berubah, profesional perpajakan yang berkualitas sangat dibutuhkan. Namun yang menjadi pertanyaan adalah apakah pelatihan perpajakan dapat diikuti oleh lulusan sekolah profesi dan apakah dapat meningkatkan peluang karir mereka di bidang tersebut? Mereka dapat mengambil jalan pintas dengan mengikuti adanya pembelajaran kursus pajak yang saat ini banyak lembaga yang sudah menyediakan.

Pentingnya Memahami Pajak

Seiring dengan pertumbuhan bisnis dan peraturan yang semakin kompleks, pemahaman pajak menjadi keterampilan penting bagi semua jenis bisnis dan industri. Hal ini berlaku tidak hanya bagi akuntan atau profesional keuangan, tetapi juga bagi para manajer, wirausahawan, bahkan karyawan yang bekerja di berbagai bidang. Mengetahui cara kerja sistem perpajakan dapat membantu individu atau bisnis mengelola keuangannya dengan lebih efektif dan mematuhi peraturan yang berlaku.

Kursus Perpajakan Bagi Lulusan Sekolah Profesi

Bagi lulusan sekolah profesi yang ingin terjun ke dunia perpajakan, mengikuti kursus perpajakan bisa menjadi langkah awal yang baik. Meskipun mungkin ada keraguan apakah lulusan sekolah kejuruan memiliki landasan yang cukup untuk mengambil mata kuliah ini, namun kenyataannya dengan dedikasi dan motivasi yang tepat, mereka dapat menguasai materi tersebut.

Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dapat mengembangkan karirnya di bidang perpajakan dengan mengikuti kursus perpajakan. Mata kuliah perpajakan seperti Brevet AB tidak hanya ditujukan bagi para profesional dan akademisi perpajakan, tetapi juga bagi mahasiswa yang berminat di bidang perpajakan. Mata kuliah ini dapat membantu lulusan sekolah profesi meningkatkan keterampilan dan pengetahuan perpajakannya, sehingga dapat memenuhi kewajiban perpajakannya dengan baik.

Selain itu, mata kuliah perpajakan seperti yang diajarkan oleh Pratama Indomitra juga dapat membantu lulusan SMK meningkatkan kemampuan administrasi dan mengikuti perkembangan terkini di bidang perpajakan. Dengan demikian, lulusan sekolah profesi dapat memanfaatkan peluang untuk meningkatkan karir di bidang perpajakan dengan mengambil kursus perpajakan yang disesuaikan dengan kebutuhannya.

Kursus perpajakan sering kali dirancang untuk mencakup berbagai tingkat pemahaman, dari dasar hingga lanjutan. Artinya, meskipun seseorang tidak memiliki pelatihan formal yang ekstensif, mereka tetap dapat memulai dari dasar dan membangun pengetahuannya dari sana.

Baca Juga: Meningkatkan Karir Melalui Pengembangan Keterampilan Brevet Pajak

Meningkatkan Peluang Karir

Mengambil kursus perpajakan dapat membuka peluang karir yang menarik bagi lulusan sekolah profesi di dunia perpajakan. Dilengkapi dengan pemahaman yang kuat tentang peraturan perpajakan dan keterampilan terkait, mereka dapat menjadi aset berharga bagi bisnis yang membutuhkan bantuan dalam mengelola pajak mereka.

Selain itu, kemampuan memahami dan mengelola pajak dapat membuka pintu untuk berbagai peran di bidang keuangan, seperti akuntansi, perencanaan keuangan, atau konsultasi pajak. Dengan meningkatnya permintaan akan profesional yang berkualifikasi di bidang ini, lulusan sekolah profesional dengan pelatihan perpajakan dapat menemukan banyak peluang untuk kemajuan karir.

Secara keseluruhan, kursus perpajakan dapat menjadi langkah bijak bagi lulusan sekolah profesi yang ingin berkarir di dunia perpajakan. Meskipun mungkin terdapat kesulitan dalam penguasaan materi, namun dedikasi dan motivasi dapat membantu mereka mengatasi hambatan tersebut. Dengan pemahaman yang kuat mengenai peraturan perpajakan, lulusan sekolah profesional dapat menjadi aset berharga dalam berbagai peran di dunia bisnis dan keuangan. Jadi, mengikuti kursus perpajakan tidak hanya dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan seseorang tetapi juga membuka pintu berbagai peluang karir menarik di masa depan.

Untuk menjadi seorang ahli pajak, Anda harus memiliki pengetahuan mendalam terkait pajak. Dan salah satunya adalah dengan mengikuti kursus pajak. Tax Academy adalah tempat yang tepat untuk Anda memulainya. Karena di tempat ini merupakan langkah tangga pertama kesuksesan Anda sebagai seorang Expert di bidang industri perpajakan.

Tax Academy menawarkan metode pembelajaran yang mudah dan memiliki jaringan profesional. Beberapa metode tersebut diantaranya adalah Video Learning, Interactive Learning, dan juga Hybrid Learning. Akademi perpajakan yang satu ini dikelola oleh profesional dari WiN Partners yang mengelola berbagai bidang pajak dengan kantornya di Surakarta, Medan dan juga Batam. Hubungi kami sekarang juga untuk Anda yang ingin mengikuti kursus pajak dan menjadi Expert di bidang pajak.

Berbagai Kode Error Saat Mengisi e-Faktur, Bagaimana Solusinya?

Berbagai Kode Error Saat Mengisi e-Faktur, Bagaimana Solusinya?

Brevet pajak pastinya akan sangat membantu bagi orang-orang yang ingin memiliki pemahaman mendalam seputar ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan. Ada begitu banyak orang yang pada saat ini mulai mengincar yang namanya sertifikat pajak yang bisa didapatkan setelah mengikuti brevet pajak, tentunya untuk berbagai kebutuhan yang bermanfaat di dunia perpajakan. Tentu saja tidak kalah penting mengetahui berbagai informasi mengenai penggunaan sistem perpajakan secara online pada saat ini. Mengingat bahwa perpajakan juga termasuk sebagai salah satu komponen yang telah memanfaatkan teknologi yang semakin berkembang pesat pada saat ini.

Ketika mempergunakan sistem faktur pajak digital atau yang seringkali dikenal dengan e faktur, tidak jarang wajib pajak akan menghadapi begitu banyak kendala teknis. Salah satu kendala yang tidak jarang atau seringkali muncul yaitu terdapat pesan error ETAX-API-00001  yang mana merupakan tanda bahwa terdapat kesalahan pada servis Master File Direktorat Jenderal Pajak. Terdapat penyelidikan yang telah dilakukan terhadap hal tersebut, hingga akhirnya diketahui bahwa error ETAX-API-00001 merupakan hal yang memang umum atau biasa terjadi. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat kendala yang terjadi dalam servis Master File yang terdapat pada platform Direktorat Jenderal Pajak online.

Kadang kala, situasi seperti ini bisa semakin parah terjadi karena koneksi internet yang tidak stabil. Supaya bisa mengatasi permasalahan seperti ini, maka wajib pajak atau orang-orang yang mengelola perpajakan lebih baik menunggunya dengan bersabar selama beberapa saat. Pada umumnya, Direktorat Jenderal Pajak online akan bisa diakses lagi Sesudah 5 sampai 10 menit. Tetapi, apabila benda masalahnya tidak dapat diatasi dengan cara seperti ini, maka wajib pajak bisa menghubungi secara langsung petugas pajak dengan melalui kontak yang sudah disediakan. Selain kendala yang terjadi seperti error ETAX-API-00001, ada juga berbagai pesan error lain yang tidak jarang muncul ketika sedang melakukan kewajiban perpajakan yang berkaitan dengan faktor pajak elektronik.

Jenis-Jenis Kode Error Faktur yang Sering Muncul dan Solusinya

DJP atau Direktorat Jenderal Pajak sudah mengeluarkan daftar error faktor yang umumnya muncul ketika pengelolaan faktur pajak elektronik, diantaranya:

ETAX-API-00010

ETAX-API-00010 akses pada menu bagian “Administrasi DB”, maka pilih database yang akan dipergunakan, lalu hubungkan ke database tersebut. Lalu, bisa masuk pada bagian menu “Administrasi Sertifikat” dan Anda bisa melakukan panggilan ulang sertifikat yang baru. Dan, mulai pulang database sebagai servernya.

Baca Juga: PMK 172/2023: Mengulik Kebijakan Baru tentang Transfer Pricing

ETAX-API-10001

Kode error ETAX-API-10001 yang menyatakan bahwa “Upload Faktur Corupt, Lakukan Upload Ulang”, biasanya bisa dikarenakan berbagai faktor. Pertama adalah karena korupnya atau hilangnya file database, hal seperti ini bisa terjadi sehingga penting untuk memastikan dalam aplikasi faktur pajak online hanya ada satu folder data base yang bernama ETaxInvoice. Apabila ada lebih dari satu folder, maka anda perlu menghapus salah satunya.

ETAX-API-20001

Wajib pajak mengalami error ETAX-API-20001, yang mana pada layar menunjukkan tulisan “Upload Faktur Corupt, Lakukan Upload Ulang”, Maka hal pertama yang bisa dilakukan, yaitu dengan mengupload ulang faktur pajak. Tetapi, apabila kendala tetap muncul sesudah melakukan proses upload ulang, maka penting untuk memeriksa data faktur pajak yang telah dimasukkan atau di input. Yang harus dipastikan adalah tidak terdapat karakter khusus seperti “ _ “ dalam nama barang kena pajak maupun jasa kena pajak, sekaligus Periksa juga alamat lawan transaksi. Apabila ada karakter khusus pada penulisan alamat tersebut, lebih baik hapus karakternya sebelum melakukan upload ulang.

Untuk menjadi seorang ahli pajak, Anda harus memiliki pengetahuan mendalam terkait pajak. Dan salah satunya adalah dengan mengikuti Brevet pajak. Tax Academy adalah tempat yang tepat untuk Anda memulainya. Karena di tempat ini merupakan langkah tangga pertama kesuksesan Anda sebagai seorang Expert di bidang industri perpajakan.

Tax Academy menawarkan metode pembelajaran yang mudah dan memiliki jaringan profesional. Beberapa metode tersebut diantaranya adalah Video Learning, Interactive Learning, dan juga Hybrid Learning. Akademi perpajakan yang satu ini dikelola oleh profesional dari WiN Partners yang mengelola berbagai bidang pajak dengan kantornya di Surakarta, Medan dan juga Batam. Hubungi kami sekarang juga untuk Anda yang ingin mengikuti Brevet pajak dan menjadi Expert di bidang pajak.

PMK 172/2023: Mengulik Kebijakan Baru tentang Transfer Pricing

PMK 172/2023: Mengulik Kebijakan Baru tentang Transfer Pricing

Training pajak dibutuhkan oleh orang-orang yang ingin melakukan pengelolaan perpajakannya dengan lebih efektif dan efisien, biasanya diikuti oleh orang-orang yang ingin bekerja di dunia perpajakan. Karena training pajak akan memberikan berbagai pemahaman dan pengetahuan mengenai kebijakan perundang-undangan pajak, sehingga nantinya bisa mengelola perpajakan dengan tepat sesuai ketentuan yang berlaku tanpa melanggar aturan.

Karena dunia perpajakan memiliki kebijakan yang sangat sering silih berganti atau diperbarui, tentu saja sebagai wajib pajak maupun seseorang yang mengelola kewajiban pajak sangat penting mengetahui peraturan terbaru. Seperti halnya kebijakan baru mengenai transfer pricing dalam peraturan Menteri Keuangan No. 172 Tahun 2023. Ulasan berikut ini akan membahas lebih lanjut mengenai kebijakan baru tersebut.

Pada dasarnya, transfer pricing untuk melakukan penetapan harga yang terjadi antara entitas yang saling berkaitan dengan perusahaan multinasional. Penerapan hal tersebut telah dilaksanakan pada berbagai negara maju dan negara berkembang yang dapat didefinisikan sebagai penetapan dan penataan harga transaksi antar pihak yang mempunyai hubungan istimewa. Umumnya, perusahaan mempergunakan transfer pricing untuk melakukan penggeseran laba ke perusahaan pada negara lainnya, yang mana pajaknya lebih rendah dengan upaya melakukan penghindaran pajak.

Oleh karena itu, pemerintah selalu berusaha untuk melakukan penerbitan kebijakan yang semakin adil supaya bisa memberikan berbagai kemudahan hukum yang konkret tentang transaksi hubungan istimewa, di mana tidak jarang menjadi perdebatan diantara pemangku kepentingan.

Ketentuan Baru Mengenai Transfer Pricing

Adanya kebijakan yang diperbarui oleh pemerintah dengan dikeluarkannya PMK nomor 172 tahun 2023 mengenai Penerapan Prinsip Kewajaran dan Kelaziman Usaha dalam Transaksi yang dipengaruhi oleh hubungan istimewa. Ketentuan perundang-undangan tersebut telah berlaku mulai 29 Desember 2023 sejak kebijakan tersebut dikeluarkan. Oleh karena itu, pada tahun pajak 2024 dan seterusnya nanti, akan mempergunakan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan nomor 172 tahun 2023 untuk berbagai kewajiban yang hubungannya dengan transfer pricing. Pembaruan ketentuan harga transfer pricing ini juga bertujuan supaya harga transfer yang ditetapkan di Indonesia tetap sejalan dengan International Best Practices.

Dapat berbagai kebijakan lama yang telah dipergunakan kembali dan dicabut berkaitan dengan pembaruan kebijakan harga transfer, yakni Peraturan Menteri Keuangan nomor 213 tahun 2016, Peraturan Menteri Keuangan nomor 49 tahun 2019, dan peraturan Menteri Keuangan nomor 22 tahun 2020.

Baca Juga: Jangan Salah Isi Formulir Lapor SPT Tahunan WP Pribadi Karyawan, Apakah Form 1770S atau 1770SS?

Pokok Aturan Baru pada PMK 172/2023

Perlu diketahui bahwa dalam PMK No. 172 Tahun 2023 ada beberapa pokok kebijakan terbaru, antara lain:

PKKU (Prinsip Kewajaran dan Kelaziman Usaha)

Prinsip yang merupakan praktik bisnis yang memberikan penegasan bahwa transaksi wajib dilaksanakan antar pihak yang tidak mempunyai atau tidak dipengaruhi oleh hubungan istimewa atau dalam artian independen. Dalam kebijakan PMK 172/2023 semakin diperluas dengan adanya prinsip kejaran dan kelaziman usaha yang menambahkan ketentuan mengenai transaksi yang dipengaruhi hubungan istimewa dengan mengatur lawan dan harga transaksi.

Corresponding Adjustment (Penyesuaian Lanjutan)

Penyesuaian lanjutan merupakan penyesuaian atas transfer pricing yang dilaksanakan untuk memberikan bantuan pada penghasilan kena pajak dari wajib pajak, yang mana merupakan tanggapan terhadap penyesuaian transfer pricing yang telah dilaksanakan oleh otoritas pajak pada lawan transaksinya.

Secondary Adjustment (Koreksi Sekunder)

Pada Peraturan Menteri Keuangan nomor 172 tahun 2023 dikatakan bahwa koreksi sekunder ini, bisa muncul disebabkan karena penentuan kembali harga transfer yang terdapat dalam SKP atau Surat Ketetapan Pajak. Hal tersebut penyebabnya adalah karena wajib pajak yang tidak melakukan penerapan prinsip kewajaran dan kelaziman usaha, mungkin wajib pajak menerapkan prinsip tersebut namun tidak sesuai dengan aturan, sehingga tidak dapat memberikan pembuktian keterpenuhan proses awal pendahuluan maupun bahkan harga transfer yang telah ditentukan wajib pajak tidak sesuai dengan prinsip tersebut.

Untuk menjadi seorang ahli pajak, Anda harus memiliki pengetahuan mendalam terkait pajak. Dan salah satunya adalah dengan mengikuti Training pajak. Tax Academy adalah tempat yang tepat untuk Anda memulainya. Karena di tempat ini merupakan langkah tangga pertama kesuksesan Anda sebagai seorang Expert di bidang industri perpajakan.

Tax Academy menawarkan metode pembelajaran yang mudah dan memiliki jaringan profesional. Beberapa metode tersebut diantaranya adalah Video Learning, Interactive Learning, dan juga Hybrid Learning. Akademi perpajakan yang satu ini dikelola oleh profesional dari WiN Partners yang mengelola berbagai bidang pajak dengan kantornya di Surakarta, Medan dan juga Batam. Hubungi kami sekarang juga untuk Anda yang ingin mengikuti Training pajak dan menjadi Expert di bidang pajak.

Meningkatkan Karir Melalui Pengembangan Keterampilan Brevet Pajak

Meningkatkan Karir Melalui Pengembangan Keterampilan Brevet Pajak

Brevet Pajak – Pengembangan karir merupakan langkah penting bagi orang-orang yang ingin sukses dalam karirnya. Cara efektif untuk meningkatkan karir Anda, khususnya di bidang keuangan dan perpajakan, adalah dengan memperoleh surat keterangan pajak. Sertifikat perpajakan merupakan sertifikasi yang menunjukkan kemampuan dan pemahaman seseorang dalam bidang perpajakan.

Pada artikel kali ini kita akan membahas secara lebih detail tentang pentingnya mengejar paten perpajakan untuk mengembangkan karir, manfaatnya, dan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Untuk meningkatkan karir Anda di bidang perpajakan, mengikuti kursus brevet pajak yang dipatenkan mungkin bisa menjadi jalan pintas yang tepat untuk diambil.

Pentingnya Brevet Perpajakan dalam Pengembangan Karir

Kredibilitas profesional

Memiliki brevet pajak meningkatkan kredibilitas profesional Anda di mata perusahaan dan klien. Hal ini menunjukkan bahwa individu tersebut memiliki pemahaman perpajakan yang menyeluruh dan dapat diandalkan untuk menangani permasalahan perpajakan yang kompleks.

Peluang karir yang lebih baik

Sertifikat pajak membuka pintu peluang karir yang lebih baik, baik di dunia kerja maupun sebagai penasihat pajak. Banyak perusahaan dan perusahaan konsultan mencari karyawan yang memiliki sertifikat pajak untuk mengisi posisi yang membutuhkan keahlian di bidang perpajakan.

Pengetahuan yang diperbarui

Proses pembelajaran untuk memperoleh sertifikat perpajakan memungkinkan seseorang untuk terus memperbarui pengetahuannya tentang undang-undang perpajakan yang selalu berubah. Hal ini membantu individu tetap relevan dan kompetitif dalam industri perpajakan yang dinamis.

Keuntungan Mengikuti Paten Pajak

Pemahaman lebih dalam

Program Paten Pajak memberikan pemahaman lebih dalam tentang berbagai aspek perpajakan antara lain Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan berbagai ketentuan perpajakan lainnya. Ini membantu individu menjadi ahli di bidang perpajakan.

Kemampuan analisa yang lebih tajam

Dengan mempelajari berbagai kasus dan situasi perpajakan, peserta paten pajak mengembangkan kemampuan analisa yang tajam. Mereka belajar mengidentifikasi masalah perpajakan, menganalisis implikasinya dan mengembangkan strategi penyelesaian.

Jaringan profesional yang luas

Selama proses pembelajaran, peserta paten perpajakan mempunyai kesempatan untuk berinteraksi dengan profesional perpajakan lainnya. Hal ini membantu mereka membangun jaringan profesional yang luas, yang dapat bermanfaat untuk pertukaran pengetahuan dan peluang kerja di masa depan.

Baca Juga: Mendapatkan Keuntungan dalam Efisiensi Waktu: Pembelajaran Jarak Jauh Administrasi Pemungutan Pajak

Langkah Mengembangkan Karir Berkat Paten Perpajakan

Mempersiapkan diri dengan belajar

Persiapan yang ekstensif diperlukan sebelum mengikuti ujian pajak. Termasuk mempelajari materi yang akan diujikan, seperti hukum perpajakan, peraturan perpajakan, dan urusan perpajakan.

Daftar dan ikuti pelatihan

Banyak lembaga pendidikan dan pusat pelatihan menawarkan program persiapan sertifikat pajak. Mendaftar dan mengikuti pelatihan ini dapat membantu Anda lebih mempersiapkan diri dalam ujian sertifikat pajak.

Konsistensi dalam pembelajaran

Proses pembelajaran yang diperlukan untuk memperoleh sertifikat pajak memerlukan konsistensi dan dedikasi. Jadwalkan waktu belajar secara teratur dan tetapkan tujuan untuk maju dalam memahami materi yang diajarkan.

Ujian dan sertifikasi

Setelah Anda merasa siap, ikutilah ujian paten pajak dan usahakan untuk lulus dengan hasil yang memuaskan. Memperoleh sertifikat perpajakan akan menjadi modal berharga untuk mengembangkan karir di bidang perpajakan.

Memperoleh sertifikat pajak merupakan langkah penting dalam mengembangkan karir Anda di bidang perpajakan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, seseorang dapat meningkatkan kredibilitas profesionalnya, membuka peluang karir yang lebih baik, dan terus mengembangkan pengetahuan perpajakannya. Dengan persiapan yang matang dan dedikasi yang berkelanjutan, mendapatkan sertifikat pajak dapat menjadi langkah penting menuju kesuksesan dalam karir perpajakan.

Untuk menjadi seorang ahli pajak, Anda harus memiliki pengetahuan mendalam terkait pajak. Dan salah satunya adalah dengan mengikuti brevet pajak. Tax Academy adalah tempat yang tepat untuk Anda memulainya. Karena di tempat ini merupakan langkah tangga pertama kesuksesan Anda sebagai seorang Expert di bidang industri perpajakan.

Tax Academy menawarkan metode pembelajaran yang mudah dan memiliki jaringan profesional. Beberapa metode tersebut diantaranya adalah Video Learning, Interactive Learning, dan juga Hybrid Learning. Akademi perpajakan yang satu ini dikelola oleh profesional dari WiN Partners yang mengelola berbagai bidang pajak dengan kantornya di Surakarta, Medan dan juga Batam. Hubungi kami sekarang juga untuk Anda yang ingin mengikuti brevet pajak dan menjadi Expert di bidang pajak.

Mendapatkan Keuntungan dalam Efisiensi Waktu: Pembelajaran Jarak Jauh Administrasi Pemungutan Pajak

Mendapatkan Keuntungan dalam Efisiensi Waktu: Pembelajaran Jarak Jauh Administrasi Pemungutan Pajak

Pelatihan Pajak – Di era digital, kemajuan teknologi telah mengubah banyak aspek kehidupan kita, termasuk cara kita belajar dan berkembang secara profesional. Salah satu inovasi terbesar dalam pendidikan dan pelatihan adalah pembelajaran jarak jauh. Metode ini memungkinkan individu mengakses materi pelatihan dari mana saja, kapan saja, tanpa harus hadir secara fisik di lokasi tertentu. Salah satu bidang dimana pembelajaran jarak jauh mempunyai dampak yang signifikan adalah administrasi pemungutan pajak.

Administrasi Pemungutan Pajak Pembelajaran Jarak Jauh merupakan program yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola administrasi pemungutan pajak. Dalam pelatihan pajak ini, peserta dapat memperoleh pengetahuan tentang cara efektif mengelola administrasi pemungutan pajak, serta cara mengantisipasi dan mengelola pemeriksaan pajak dengan lebih efektif.

Mengapa Pembelajaran Jarak Jauh Penting dalam Administrasi Penagihan Pajak?

Aksesibilitas

Pelatihan jarak jauh memungkinkan profesional perpajakan mengakses materi pelatihan dari lokasi mana pun. Hal ini sangat penting mengingat pekerjaan administrasi pemungutan pajak banyak dilakukan di luar kantor atau di lapangan.

Fleksibilitas Waktu

Profesional pajak seringkali memiliki jadwal yang sibuk. Pembelajaran jarak jauh memungkinkan mereka belajar pada waktu yang sesuai dengan jadwalnya, tanpa harus mengorbankan waktu kerja atau waktu keluarga.

Efektivitas Biaya

Pelatihan konvensional seringkali memerlukan lebih banyak biaya transportasi, akomodasi, dan waktu. Dengan pembelajaran jarak jauh, biaya-biaya tersebut dapat diminimalkan karena tidak perlu melakukan perjalanan atau tinggal di lokasi tertentu.

Materi Terkini

Bidang administrasi pemungutan pajak terus berkembang seiring dengan perubahan peraturan dan teknologi. Dengan pelatihan jarak jauh, materi pelatihan dapat diperbarui secara real time untuk mencerminkan perubahan terkini dalam undang-undang perpajakan dan praktik terbaik.

Elemen Penting Pembelajaran Jarak Jauh pada Administrasi Pemungutan Pajak

  • Platform pembelajaran online, platform pembelajaran online menyediakan wadah untuk memberikan materi pelatihan dalam format yang mudah diakses dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta.
  • Materi Pelatihan yang Relevan, materi pelatihan harus mencakup aspek-aspek penting dalam administrasi pemungutan pajak, termasuk peraturan perpajakan terkini, teknik pemungutan pajak yang efektif, serta penggunaan perangkat lunak dan teknologi terkini.

Baca Juga: Menggali Manfaat Kursus Perpajakan untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Hukum Perpajakan

  • Interaksi dan dukungan, sekalipun pelatihan disampaikan secara jarak jauh, interaksi antara peserta dan instruktur serta dukungan teknis harus tetap tersedia. Diskusi online, sesi tanya jawab dan bimbingan tatap muka dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran.
  • Evaluasi dan Umpan Balik, penting untuk mengukur kemajuan dan umpan balik peserta terhadap materi pelatihan untuk memastikan efektivitasnya. Tes online, proyek praktik, dan survei kepuasan dapat digunakan untuk mengevaluasi hasil pelatihan.

Tantangan Pembelajaran Jarak Jauh dalam Administrasi Pemungutan Pajak

Meskipun memiliki banyak manfaat, pembelajaran jarak jauh dalam administrasi perpajakan juga menghadirkan beberapa tantangan, antara lain:

  • Koneksi Internet Tidak Stabil,di beberapa daerah, koneksi Internet yang tidak stabil dapat menghalangi peserta mengakses materi pelatihan dan interaksi online.
  • Kesulitan memotivasi diri sendiri, tanpa pengawasan langsung dari instruktur, beberapa peserta mungkin mengalami kesulitan memotivasi diri untuk menyelesaikan kursus secara mandiri.
  • Kurangnya interaksi sosial, pembelajaran jarak jauh dapat mengurangi interaksi sosial antar peserta, sehingga dapat mengurangi pengalaman belajar secara keseluruhan.

Pembelajaran jarak jauh dalam administrasi pemungutan pajak menawarkan banyak keuntungan dalam hal aksesibilitas, fleksibilitas dan efektivitas biaya. Namun, untuk mencapai hasil yang optimal, perhatian yang cermat harus diberikan pada desain kursus, interaksi antara peserta dan instruktur, dan penanganan tantangan yang mungkin timbul. Dengan pendekatan yang tepat, pembelajaran jarak jauh dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan administrasi pemungutan pajak.

Untuk menjadi seorang ahli pajak, Anda harus memiliki pengetahuan mendalam terkait pajak. Dan salah satunya adalah dengan mengikuti pelatihan pajak. Tax Academy adalah tempat yang tepat untuk Anda memulainya. Karena di tempat ini merupakan langkah tangga pertama kesuksesan Anda sebagai seorang Expert di bidang industri perpajakan.

Tax Academy menawarkan metode pembelajaran yang mudah dan memiliki jaringan profesional. Beberapa metode tersebut diantaranya adalah Video Learning, Interactive Learning, dan juga Hybrid Learning. Akademi perpajakan yang satu ini dikelola oleh profesional dari WiN Partners yang mengelola berbagai bidang pajak dengan kantornya di Surakarta, Medan dan juga Batam. Hubungi kami sekarang juga untuk Anda yang ingin mengikuti pelatihan pajak dan menjadi Expert di bidang pajak.

Jangan Salah Isi Formulir Lapor SPT Tahunan WP Pribadi Karyawan, Apakah Form 1770S atau 1770SS?

Jangan Salah Isi Formulir Lapor SPT Tahunan WP Pribadi Karyawan, Apakah Form 1770S atau 1770SS?

Orang-orang yang memerlukan pengetahuan atau skill di bidang perpajakan, sangat tepat untuk mengikuti kursus pajak. Karena dengan mengikuti pelatihan perpajakan seperti kursus pajak ini, nantinya peserta akan diberikan berbagai materi seputar perpajakan dasar hingga perpajakan lanjutan yang akan menjadi bekal ketika ingin memiliki segudang pengetahuan tentang dunia perpajakan. Sehingga, untuk menambah wawasan anda, ulasan Berikut ini akan membahas tentang formulir apa yang akan digunakan untuk melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan pribadi karyawan melalui e-Filing. Mungkin anda bertanya-tanya apakah karyawan juga perlu untuk melaporkan kewajiban perpajakannya yang telah dipotong oleh perusahaan?

Sangat penting untuk diketahui bahwa PPh karyawan yang telah disetorkan oleh perusahaan dari pemotongan gaji setiap bulannya, sehingga karyawan tetap perlu melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan pribadi karyawan pajak penghasilan pasal 21 untuk setiap tahunnya. Karyawan wajib melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan pribadi setiap tahun yang mana paling lambat adalah pada tanggal 31 Maret. Laporan ini dilakukan sebagai upaya pemberian bukti bahwa penghasilan yang diperoleh pegawai sudah dipotong oleh perusahaan atau pemberi kerja.

Di sisi lain, pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan pribadi karyawan tersebut juga dibutuhkan sebagai bukti bahwa perusahaan sudah melakukan penyetoran pemotongan pajak penghasilan pasal 21 tersebut pada DJP atau kas negara. Laporan Surat Pemberitahuan pribadi oleh karyawan bisa dilakukan secara online dengan melalui e-filling.

Apa Saja Jenis Formulir Lapor SPT Tahun Pribadi untuk Karyawan?

Terdapat tiga jenis formulir Surat Pemberitahuan Tahunan pribadi yang ada di Indonesia, yaitu formulir 1770SS, 1770S, dan 1770. Namun ulasan Berikut ini akan membahas Lebih Detail mengenai SPT tahunan untuk pegawai, yaitu formulir 1770S dan 1770SS.

Formulir 1770SS

Bentuk dan struktur formulir 1770SS ini dikenal sebagai formulir yang paling sederhana dan dipergunakan oleh wajib pajak yang berpenghasilan sama atau kurang dari Rp60 juta pertahun. Untuk wajib pajak yang masuk ke dalam kategori ini, maka diperlukan:

  • Meminta bukti potong 1721-A1 pada akhir tahun untuk karyawan swasta dan bukti potong 1721-A2 untuk pegawai negeri, sehingga dapat mempermudah ketika melakukan pengisian formulir 1770SS
  • Dalam kedua bukti potong yang telah disebutkan, sudah tercantum penghasilan bruto dari karyawan selama satu periode
  • Untuk mengisi formulir tersebut hanya perlu dengan melakukan pemindahan data yang telah ada pada bukti potong 1721-A1 dan bukti potong 1721-A2 ke formulir 1770SS melalui e-filing
  • Pegawai hanya perlu melakukan pengisian daftar harta atau kewajiban hingga akhir tahun tanpa perlu menyebutkan berbagai detailnya.

Baca Juga: Mengenal Perbedaan DUK (Data Unit Keluarga) dan PTKP

Formulir 1770S

Formulir 1770S bentuk dan strukturnya lebih luas daripada 1770SS, sebab Akan terdapat lampiran yang wajib diisi oleh wajib pajak. Wajib pajak yang masuk dalam kategori ini, diantaranya:

  • Pegawai dengan penghasilan Bruto sama atau lebih dari Rp60 juta pertahun
  • Memperoleh Sumber penghasilan dari dalam negeri, mulai dari royalti, bunga, sewa, maupun keuntungan dari penjualan dan pengalihan harta lainnya
  • Mempunyai penghasilan yang dikenakan pajak penghasilan final atau yang sifatnya final seperti sertifikat bank Indonesia, bunga deposito, dan yang lain
  • Karyawan yang melakukan pengisian formulir 1770S pun mempunyai kewajiban untuk meminta bobot 1721-A1 ataupun 1721-A2 untuk pegawai negeri.

Wajib pajak yang mempergunakan formulir 1770S ketika melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunannya, maka wajib pajak tersebut harus melakukan pengisian berbagai lampiran, seperti data penghasilan, bukti potong dan daftar anggota keluarga, serta daftar harta atau kewajiban.

Untuk menjadi seorang ahli pajak, Anda harus memiliki pengetahuan mendalam terkait pajak. Dan salah satunya adalah dengan mengikuti kursus pajak. Tax Academy adalah tempat yang tepat untuk Anda memulainya. Karena di tempat ini merupakan langkah tangga pertama kesuksesan Anda sebagai seorang Expert di bidang industri perpajakan.

Tax Academy menawarkan metode pembelajaran yang mudah dan memiliki jaringan profesional. Beberapa metode tersebut diantaranya adalah Video Learning, Interactive Learning, dan juga Hybrid Learning. Akademi perpajakan yang satu ini dikelola oleh profesional dari WiN Partners yang mengelola berbagai bidang pajak dengan kantornya di Surakarta, Medan dan juga Batam. Hubungi kami sekarang juga untuk Anda yang ingin mengikuti kursus pajak dan menjadi Expert di bidang pajak.