Tarif Pajak Terbaru untuk Perhiasan Emas dan Emas Batangan

Tarif Pajak Terbaru untuk Perhiasan Emas dan Emas Batangan

Brevet Pajak – Tidak diragukan bahwa emas di Indonesia merupakan salah satu instrumen investasi yang sangat bahkan paling diminati oleh warga Indonesia. Dikarenakan tingginya minat masyarakat pada emas, pemerintah Indonesia merasa perlu untuk memberikan kebijakan pada perdagangan emas, tentu saja juga termasuk dalam tarif pajak yang akan diberlakukan. Untuk bisa mengetahui berbagai jenis regulasi perpajakan yang ada, Anda bisa mengikuti brevet pajak. Brevet pajak akan memberikan Anda berbagai materi mengenai perpajakan dasar hingga perpajakan lanjutan.

Dianggap sebagai instrumen investasi yang relatif aman, sebab emas bisa menjaga nilainya di tengah ketidakpastian ekonomi yang terjadi. Hal tersebut terbukti ketika pandemi datang, nilai emas justru melonjak dan bahkan sempat berada pada nilai tertingginya. Pemerintah mengeluarkan regulasi terbaru, tentang PPh atau pajak penghasilan sekaligus PPN atau pajak pertambahan nilai terhadap penyerahan atau penjualan emas. Tentu saja ini baik emas dalam bentuk batangan maupun perhiasan yang dilakukan oleh pedagang, pengusaha emas, dan pabrikan. Ketentuan yang satu ini telah tercatat dalam PMK (Peraturan Menteri Keuangan) No. 48 Tahun 2023.

Tujuan utama dari pengeluaran peraturan terbaru ini, yaitu untuk memberi sebuah keadilan, kepastian hukum, kemudahan, bahkan hingga kesederhanaan dalam pembebanan pajak. Terlebih untuk para pembeli emas sebagai konsumen terakhir. Perlu diketahui sebelumnya bahwa pembebanan pajak terhadap emas ini telah tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 3434/PMK010/2017 yang mengatur pengenaan PPh pasal 22 untuk badan usaha yang melakukan penjualan emas batangan dalam negeri. Serta,  Peraturan Menteri Keuangan No. 30/PMK03/2014 Mengenai pengenaan PPN terhadap penyerahan emas perhiasan.

Menurut PMK (Peraturan Menteri Keuangan) No. 48 Tahun 2023 yang terbaru, pajak yang dibebankan atas emas ini, mengalami sebuah perubahan yang justru akan memberikan keuntungan untuk para konsumen akhir. Dalam hal pembebanan pajak atas emas, ada dua jenis yang tergolong PKP (Pengusaha Kena Pajak), yaitu pedagang dan pabrikan emas perhiasan atau batangan. Selain itu juga terdapat sebuah regulasi pajak yang melibatkan pajak emas perhiasan atau batang, termasuk PPh pasal 21, PPh pasal 22, PPh pasal 23, dan pajak pertambahan nilai.

PPh atas Emas Perhiasan

Seorang PKP wajib untuk membayar PPh pasal 22 terhadap transaksi jual beli perhiasan emas. Tarif pajak penghasilan pasal 22 ini diterapkan sebesar 0,25 persen dari harga penjualan perhiasan emas yang sesuai dengan PMK terbaru pada pasal 2. Tarif pajak penghasilan pasal 22 ini bisa diperhitungkan sebagai pembayaran pajak penghasilan dalam satu tahun periode pajak berjalan, hal tersebut dikarenakan sifatnya yang tidak final. Pemungutan pajak penghasilan pasal 22 tidak dibebankan seperti halnya dalam PMK terbaru pasal 5 ayat 1, ketika transaksi jual oleh PKP pada konsumen akhir.

Baca Juga: Kenali Tugas Tax Officer dengan Baik Agar Lebih Mudah Mengurus Pekerjaan Anda

Sehingga wajib pajak yang akan dibebankan pajak penghasilan final berdasar PP Nomor 55 Tahun 2022, serta wajib pajak yang mempunyai SKB atau surat keterangan bebas pemungutan pajak penghasilan pasal 22.

PPN atas Perhiasan Emas

Pedagang Emas Perhiasan

Menurut Pasal 14 ayat 4 PMK (Peraturan Menteri Keuangan) No. 48 Tahun 2023, seorang pedagang perhiasan emas memiliki kewajiban untuk membayar pajak pertambahan nilai dengan tarif sebanyak 10 persen dan tarif pajak pertambahan nilai sebanyak 11 persen berdasar pada pasal 7 ayat 1 undang-undang nomor 7 tahun 2021 yang dikalikan dengan harga jual.

Pabrikan Emas Perhiasan

Pabrikan perhiasan emas memiliki kewajiban untuk membayar pajak pertambahan nilai sebesar 10% dibandingkan dengan tarif pajak pertambahan nilai yang sebesar 11% berdasar pada pasal 7 ayat 1 undang-undang Nomor 7 Tahun 2001 yang dikalikan dengan harga jual. Dalam artian bahwa pembebanan pajak ini untuk penyerahan pada pedagang maupun pabrikan perhiasan emas lainnya, yang banyak 1,1% dari harga jualnya.

Untuk menjadi seorang ahli pajak, Anda harus memiliki pengetahuan mendalam terkait pajak. Dan salah satunya adalah dengan mengikuti brevet pajak. Tax Academy adalah tempat yang tepat untuk Anda memulainya. Karena di tempat ini merupakan langkah tangga pertama kesuksesan Anda sebagai seorang Expert di bidang industri perpajakan.

Tax Academy menawarkan metode pembelajaran yang mudah dan memiliki jaringan profesional. Beberapa metode tersebut diantaranya adalah Video Learning, Interactive Learning, dan juga Hybrid Learning. Akademi perpajakan yang satu ini dikelola oleh profesional dari WiN Partners yang mengelola berbagai bidang pajak dengan kantornya di Surakarta, Medan dan juga Batam. Hubungi kami sekarang juga untuk Anda yang ingin mengikuti brevet pajak dan menjadi Expert di bidang pajak.

Manfaat Kursus Perpajakan Online untuk Karir Pajak Anda

Manfaat Kursus Perpajakan Online untuk Karir Pajak Anda

Training Pajak – Perubahan terbesar dalam dunia pendidikan saat ini adalah eLearning kursus secara online. Akibatnya, sistem pendidikan kita telah mengalami transformasi yang signifikan, dan setiap orang yang ingin menambah pengetahuan atau mengembangkan keterampilan baru sekarang memiliki pilihan yang sangat baik. Berikut ini adalah beberapa manfaat mengikuti training pajak secara Online.

1. Apa pun yang ingin Anda pelajari, Anda bisa!

Manfaat signifikan dari eLearning adalah banyaknya pilihan kursus perpajakan online, seminar pendidikan berkelanjutan, dan bahkan program sertifikat yang mengarah ke kualifikasi profesional. Di mana pun Anda tinggal atau apa yang ingin Anda pelajari, selalu ada kursus yang cocok untuk Anda. Kursus perpajakan adalah pembelajaran yang dapat diperoleh secara online dan dapat ditawarkan dari lokasi manapun.

2. Kenyamanan

Di kelas online, Anda tidak mungkin akan duduk di kursi yang tidak nyaman. Sebaliknya, Anda dapat bersantai dalam kenyamanan rumah Anda sendiri di sofa atau kursi santai. Selain itu, untuk memulai kursus ini tidak mengharuskan Anda bangun pagi. Cukup tuangkan secangkir teh atau kopi untuk diri sendiri dan pergi bekerja.

3. Kenyamanan

Anda bebas untuk bekerja dan belajar dengan kemampuan dan kecepatan Anda sendiri. Akses online ke materi kursus yang diperlukan sederhana. Anda tidak perlu pergi ke kelas secara real, menghemat waktu dan uang. Anda tidak perlu melawan lalu lintas, pulang kerja lebih awal untuk kursus, atau melewatkan acara keluarga yang penting; yang perlu Anda lakukan hanyalah membaca, dan menonton video instruksional.

4. Fleksibilitas

Saat mengambil kursus pajak secara Online, Anda dapat menjadwalkan waktu belajar Anda sepanjang sisa hari Anda daripada sebaliknya. Oleh karena itu, Anda dapat menggabungkan studi Anda dengan kewajiban Anda terhadap keluarga, pekerjaan, dan masyarakat Anda. Karena fakta bahwa Anda tidak terikat oleh jadwal kursus kelas konvensional, Anda memiliki kesempatan untuk menggabungkan pekerjaan dan studi Anda. Karena sebagian besar siswa eLearning memiliki kewajiban lain, pembelajaran online membantu mereka membagi waktu secara efektif.

Baca Juga: Apa Itu e-Tax Court?

5. Pembelajaran mandiri

Alih-alih menghadiri seminar langsung pada jam dan lokasi yang ditentukan, Anda dapat memulai kapan saja dan membuat program studi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik Anda. Anda selalu memiliki akses ke materi siswa dan sumber daya yang disediakan oleh Tax Academy. Kursus secara langsung (datang ke kelas offline) tidak dapat memberikan manfaat ini. Siswa dalam program online memiliki fleksibilitas untuk mempelajari subjek sesuai jadwal mereka, menyelesaikan proyek kapan pun dan di mana pun mereka memilih, dan berhasil mengatur waktu mereka.

6. Biaya lebih rendah

Dibandingkan dengan kelas tatap muka, program kursus perpajakan online lebih murah. Karena biaya distribusi eLearning yang jauh lebih rendah, harga rata-rata untuk kursus online seringkali jauh lebih rendah. Kursus dan program sertifikat Tax Academy sekarang hadir dengan berbagai opsi pembayaran dan semua materi kursus yang diperlukan, sumber daya dan mudah diakses secara online tanpa biaya tambahan.

7. Peningkatan kapasitas konsentrasi

Jika Anda seperti kebanyakan siswa kami, Anda mungkin menemukan bahwa tidak adanya gangguan atau distraksi memungkinkan Anda berkonsentrasi lebih baik di kelas online.

8. Sertifikat online terlihat bagus untuk CV

Lihatlah kursus sertifikasi pajak yang ditawarkan oleh Tax Academy secara online. Bersamaan dengan menerima sertifikasi yang luar biasa ini, Anda juga mendapatkan sertifikat yang dapat dipajang dengan bangga di dinding kantor pajak Anda.

Jadi, untuk menjadi seorang ahli pajak, Anda harus memiliki pengetahuan mendalam terkait pajak. Dan salah satunya adalah dengan mengikuti training pajak. Tax Academy adalah tempat yang tepat untuk Anda memulainya. Karena di tempat ini merupakan langkah tangga pertama kesuksesan Anda sebagai seorang Expert di bidang industri perpajakan.

Tax Academy menawarkan metode pembelajaran yang mudah dan memiliki jaringan profesional. Beberapa metode tersebut diantaranya adalah Video Learning, Interactive Learning, dan juga Hybrid Learning. Akademi perpajakan yang satu ini dikelola oleh profesional dari WiN Partners yang mengelola berbagai bidang pajak dengan kantornya di Surakarta, Medan dan juga Batam. Hubungi kami sekarang juga untuk Anda yang ingin mengikuti training pajak dan menjadi Expert di bidang pajak.

Apa Itu e-Tax Court?

Apa Itu e-Tax Court?

Training Pajak – Pengadilan pajak merupakan lembaga peradilan yang mempunyai kekuasaan kehakiman untuk menyelesaikan sengketa pajak. Sebagai upaya modernisasi dan juga digitalisasi, pengadilan pajak sudah secara resmi mengeluarkan Peraturan Ketua Pengadilan Pajak No. PER-1/PP/2023 terkait dengan Administrasi Sengketa Pajak dan Persidangan secara Elektronik di Pengadilan Pajak.

Diterbitkannya PER-1/PP/2023 bertujuan untuk melaksanakan peradilan secara sederhana dan juga cepat dengan biaya yang ringan untuk menangani sengketa pajak. Melalui PER 1/PP/2023, proses persidangan pajak yang dilakukan di Indonesia menjadi lebih efektif dan juga lebih efisien melalui e-Tax Court.

Lantas apa yang dimaksud dengan e-Tax Court? e-Tax Court merupakan sebuah sistem informasi yang digunakan untuk melaksanakan administrasi sengketa pajak dan juga persidangan secara elektronik yang mana penyedianya ialah pengadilan pajak. Kehadiran dari e-Tax Court akan merubah tata cara peradilan pada sengketa pajak yang ada di Indonesia.

Proses peradilan sengketa pajak dengan e-Tax Court akan dilaksanakan dengan lebih sederhana sebab pemohon bisa melakukan pendaftaran, melakukan pengajuan banding, atau gugatan, atau bahkan bisa melakukan persidangan secara elektronik. Putusan dari hasil persidangan yang dilakukan secara elektronik juga bisa dilakukan pada e-Tax Court.

Manfaat e-Tax Court

Berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh melalui kehadiran ­e-Tax Court untuk para pihak yang bersengketa:

  1. Surat, bukti, dan juga dokumen lainnya yang diperlukan untuk proses peradilan akan diberikan secara elektronik, dengan demikian bisa mendukung budaya paperless.
  2. Jangka waktu untuk proses administrasi sengketa pajak sampai dengan sidang perdana dimulai hanya membutuhkan waktu paling lama 4 bulan semenjak permohonan banding/gugatan diterima.
  3. Pihak-pihak yang bersengketa dapat memantau proses sengketa dengan mudah sebab bisa dilakukan secara online, sehingga proses persidangan bisa lebih transparan.
  4. Pemohon terdaftar akan menerima salinan putusan secara elektronik. Lima hari sebelum sidang pengucapan, pemohon terdaftar akan menerima notifikasi. Di hari ke lima, pemohon terdaftar akan mendapatkan salinan putusan digital.
  5. Sebagai perbandingan, dalam proses peradilan sengketa pajak sebelumnya, surat, bukti, dan juga dokumen lainnya akan diserahkan secara fisik ke pengadilan pajak. Lalu, jangka waktu dari proses administrasi sengketa pajak sampai dengan sidang perdana dimulai membutuhkan waktu 6 bulan semenjak permohonan banding atau gugatan diterima. Kemudian, salinan putusan yang diperoleh dari hasil sidang akan diterima oleh pemohon dalam waktu 30 hari semenjak putusan diucap.

Baca Juga: Jenis Brevet Pajak dan Siapa Saja yang Bisa Mengikutinya

Tahapan Persidangan Sengketa Pajak dengan E-Tax Court

1. Pendaftaran Akun Administrasi Sengketa Pajak

Pemohon pendaftar melakukan pendaftaran akun secara elektronik dilakukan. Pemohon terdaftar terdiri dari Wajib Pajak, penanggung pajak, maupun kuasa hukum yang akan melakukan pengajuan permohonan banding atau gugatan.

2. Banding dan Gugatan secara Elektronik

Dalam Pasal 4 PER-1/PP/2023 dijelaskan jika pemohon terdaftar mengunggah surat banding/surat gugatan pada e-Tax Court.

3. Persiapan Persidangan secara Elektronik

Pada PER-1/PP/2023 Pasal 8 hingga 10 dijelaskan jika persiapan sidang dimulai melalui proses jawab menjawab yang dilakukan antara pemohon terdaftar dengan termohon terdaftar. Termohon terdaftar diharuskan mengunggah surat tanggapan/ surat uraian banding yang diminta pengadilan pajak melalui e-Tax Court.

4. Persidangan secara Elektronik

Pengajuan banding/gugatan yang dilakukan secara elektronik disidangkan dengan menggunakan aplikasi konferensi video. Secara hukum, penggunaan aplikasi konferensi video sudah memenuhi asas ketentuan persidangan terbuka untuk umum.

5. Putusan secara Elektronik

Dalam PER-1/PP/2023 Pasal 17 hingga 19, akan dikirimkan surat pemberitahuan pengucapan putusan ke akun pemohon terdaftar serta termohon terdaftar oleh panitera pengganti melalui e-Tax Court.

Untuk menjadi seorang ahli pajak, Anda harus memiliki pengetahuan mendalam terkait pajak. Dan salah satunya adalah dengan mengikuti training pajak. Tax Academy adalah tempat yang tepat untuk Anda memulainya. Karena di tempat ini merupakan langkah tangga pertama kesuksesan Anda sebagai seorang Expert di bidang industri perpajakan.

Tax Academy menawarkan metode pembelajaran yang mudah dan memiliki jaringan profesional. Beberapa metode tersebut diantaranya adalah Video Learning, Interactive Learning, dan juga Hybrid Learning. Akademi perpajakan yang satu ini dikelola oleh profesional dari WiN Partners yang mengelola berbagai bidang pajak dengan kantornya di Surakarta, Medan dan juga Batam. Hubungi kami sekarang juga untuk Anda yang ingin mengikuti training pajak dan menjadi Expert di bidang pajak.

Kenali Tugas Tax Officer dengan Baik Agar Lebih Mudah Mengurus Pekerjaan Anda

Kenali Tugas Tax Officer dengan Baik Agar Lebih Mudah Mengurus Pekerjaan Anda

Pelatihan Pajak – Seorang tax officer atau merupakan pengurus pajak perusahaan merupakan orang yang memiliki tugas, untuk melakukan berbagai kewajiban perpajakan dari sebuah perusahaan. Mulai dari melakukan pembayaran pencatatan pelaporan bahkan hingga pengawasan proses administrasi yang tentunya berkaitan dengan perpajakan sebuah perusahaan. Tentu saja pegawai di bidang pajak sebuah perusahaan ini, harus mengetahui berbagai regulasi perpajakan yang selalu berubah atau selalu ada update.

Untuk itu, sebagai tax officer Anda bisa mengikuti pelatihan pajak untuk menambah wawasan mengenai dunia perpajakan. Dengan pelatihan pajak seperti ini, nantinya akan diberikan materi mengenai regulasi perpajakan hingga informasi terbaru di dalamnya.

Teks officer yang bekerja pada departemen atau divisi keuangan sebuah perusahaan, menjadi salah satu bagian paling penting dalam sebuah struktur perusahaan. Sehingga, Tidak diragukan bahwa ada begitu banyak urusan pajak yang membuat para pegawai ini menjadi kewalahan atau bahkan pusing. Sebelumnya, seberapa penting sebenarnya keberadaan dari tax officer pada suatu perusahaan? Apa saja tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan? Untuk itu ulasan berikut ini akan membantu anda sebagai task officer menemukan solusi untuk menangani pengurusan pajak perusahaan.

Tugas Tax Officer

Sebelum mengetahui bagaimana cara mengurus pajak perusahaan agar menjadi lebih efektif dan efisien, Maka sangat penting untuk mengenal tugas-tugas tax officer terlebih dahulu pada sebuah perusahaan. Pegawai pajak perusahaan ini kaitannya sangat erat dengan kepentingan perpajakan, juga termasuk berbagai aspek yang mempengaruhi pajak pada sebuah perusahaan. Biasanya administrasi pajak yang ditangani oleh tax officer adalah PPH badan, PPh pasal 21/26, PPh pasal 22, PPh pasal 4 ayat 2, PPh pasal 24, PPh pasal 23/26, PPN, dan PPnBM.

Berikut ini adalah detail dari sebagian tugas dan tanggung jawab seorang tax officer, diantaranya:

Melakukan Penghitungan Besaran Pajak yang Wajib Dibayar sebuah Perusahaan pada Periode Tertentu

Pastinya sebuah perusahaan mempunyai kewajiban untuk melakukan urusan perpajakannya. Mulai dari menyetor hingga melaporkan pajaknya dalam periode tertentu. Sehingga tugas dari Pegawai pajak perusahaan adalah mencari tahu dan melakukan penghitungan seberapa besar pajak yang harus ditanggung oleh suatu perusahaan, pada satu periode dan melakukan penghitungan potensi pengurangan pajak, yang mungkin dilakukan dengan cara yang legal untuk mengurangi beban atau pengeluaran perusahaan.

Baca Juga: Pengetahuan Pajak yang Wajib Diketahui oleh Setiap Individu

Membayarkan dan Melaporkan Pajak dengan Tepat Waktu

Selain menghitung potensi dari pajak yang harus ditanggung perusahaan, maka teks officer juga memiliki tugas untuk membayarkan dan melaporkan pajak dengan tepat waktu. Dapat dikatakan bahwa tugas yang satu ini adalah tugas utama dari seorang pegawai pajak perusahaan. Dengan demikian tugas ini, membutuhkan pengetahuan dan keahlian yang mumpuni supaya perusahaan tidak memiliki risiko terkena denda pajak. Sehingga salah satunya sebagai seorang tax officer, Anda bisa mengikuti pelatihan pajak yang resmi dan nantinya akan memperoleh sertifikat brevet pajak.

Membuat Rencana atau Strategi Pajak Perusahaan

Dengan adanya strategi atau perencanaan pajak yang biasa disebut dengan tax planning, maka perusahaan menjadi lebih tahu seberapa besar potensi pajak yang harus dibayar nantinya, sehingga bisa menyiapkan uang dengan jumlah besaran pajak yang harus ditanggung Bukan hanya itu saja, tetapi tax planning ini juga akan menyelamatkan sebuah perusahaan dari keterlambatan menyetor pajak dan terhindar dari risiko terkena sanksi pajak. Maka dari itu seorang tax officer tidak boleh sembarangan untuk melakukan pekerjaan seperti ini.

Untuk menjadi seorang ahli pajak, Anda harus memiliki pengetahuan mendalam terkait pajak. Dan salah satunya adalah dengan mengikuti pelatihan pajak. Tax Academy adalah tempat yang tepat untuk Anda memulainya. Karena di tempat ini merupakan langkah tangga pertama kesuksesan Anda sebagai seorang Expert di bidang industri perpajakan.

Tax Academy menawarkan metode pembelajaran yang mudah dan memiliki jaringan profesional. Beberapa metode tersebut diantaranya adalah Video Learning, Interactive Learning, dan juga Hybrid Learning. Akademi perpajakan yang satu ini dikelola oleh profesional dari WiN Partners yang mengelola berbagai bidang pajak dengan kantornya di Surakarta, Medan dan juga Batam. Hubungi kami sekarang juga untuk Anda yang ingin mengikuti pelatihan pajak dan menjadi Expert di bidang pajak.

Jenis Brevet Pajak dan Siapa Saja yang Bisa Mengikutinya

Jenis Brevet Pajak dan Siapa Saja yang Bisa Mengikutinya

Bagi Anda yang mungkin ingin berkarir dalam bidang perpajakan, maka mengambil brevet pajak menjadi salah satu cara yang direkomendasikan. Kursus atau pelatihan tersebut dapat dilakukan dengan maupun tanpa memakai software pajak. Brevet juga bisa diikuti oleh wajib pajak yang memang ingin memahami berbagai hal terkait perpajakan lebih mendalam.

Jenis-Jenis Brevet Pajak

Brevet pajak terbagi menjadi 3 jenis, yakni brevet A, B, dan C.

1. Brevet Pajak A

Dalam tingkatan brevet pajak ini akan diulas terkait dengan pajak penghasilan orang pribadi. Tingkatan tersebut akan mengajarkan peserta terkait dengan ketentuan umum maupun tata cara perpajakan, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan dan lain sebagainya

2. Brevet Pajak B

Ialah tingkatan dengan pembahasan terkait dengan perpajakan, mulai dari dasar sampai dengan menengah. Peserta akan mendapatkan materi terkait dengan ketentuan perpajakan dari badan/perusahaan.

3. Brevet Pajak C

Tingkatan brevet pajak ini akan membahas soal perpajakan, mulai dari menengah sampai dengan materi lanjutan, diantaranya PPh Orang Pribadi dan PPh Badan, pajak internasional dan lain sebagainya.

Siapa Saja yang Bisa Menjadi Peserta Brevet Pajak?

Mungkin banyak yang bertanya terkait dengan siapa saja yang bisa mengikuti brevet pajak? Siapa pun dapat mendaftar kursus brevet pajak karena memang kelas tersebut mengajarkan ilmu pajak yang juga perlu diketahui oleh semua masyarakat, terutama Wajib Pajak.

Bagi para mahasiswa perpajakan, orang – orang yang bekerja dalam bidang akuntansi dan keuangan, sampai dengan penggiat pajak, nantinya sertifikat kelulusan brevet pajak dapat dijadikan sebagai dokumen pendukung yang dapat digunakan untuk melamar pekerjaan yang tentu saja berkaitan dengan dunia perpajakan.

Manfaat Mengikuti Brevet Pajak

Bagi Anda yang ingin mengikuti kursus pajak, terdapat beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Untuk Fresh Graduate

Dengan mengikuti brevet pajak maka portofolio peserta bisa bertambah saat mereka melamar pekerjaan. Sertifikat brevet pajak bisa dijadikan sebagai daya tarik tersendiri.

Baca Juga: Jurusan Perpajakan Memberikan Peluang Karir Menjanjikan

2. Untuk karyawan entry level

Pada umumnya, brevet pajak bisa dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan dalam menunjang berbagai kebutuhan, misalnya kenaikan jabatan ataupun yang lainnya.

3. Untuk karyawan yang mempunyai posisi

Dalam hal ini manajer misalnya, mereka bisa mengikuti brevet pajak untuk mengontrol sekaligus untuk memeriksa pekerjaan bawahannya.

4. Persiapan USKP

Brevet pajak juga bisa membantu seseorang dalam melakukan persiapan untuk menghadapi USKP.

5. Untuk masyarakat umum atau wajib pajak

Membantu para peserta brevet pajak untuk memahami lebih dalam terkait perpajakan di Indonesia sehingga mereka bisa lebih mudah dalam melakukan pembayaran ataupun perhitungan lainnya.

Tips Memilih Tempat Brevet Pajak

Sebelum Anda mengikuti brevet pajak, berikut terdapat beberapa tips yang perlu diperhatikan:

  1. Disarankan mendaftar brevet pajak yang diselenggarakan oleh lembaga terpercaya.
  2. Perhatikan kredibilitas dari penyelenggara brevet. Usahakan untuk memilih penyelenggara yang profesional dan juga ahli dalam bidangnya.
  3. Lakukan riset terhadap penyelenggara.

Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan

Sebagai tambahan informasi, ada beberapa ketentuan umum serta tata cara perpajakan yang terbagi menjadi 5 hal didalam self-assessment, yakni mendaftarkan, memperhitungkan, menghitung, membayar, dan juga melaporkan. Apabila Wajib Pajak tidak bersedia untuk memenuhi kewajibannya, maka akan dilakukan penagihan pajak oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Untuk menjadi seorang ahli pajak, Anda harus memiliki pengetahuan mendalam terkait pajak. Dan salah satunya adalah dengan mengikuti brevet pajak. Tax Academy adalah tempat yang tepat untuk Anda memulainya. Karena di tempat ini merupakan langkah tangga pertama kesuksesan Anda sebagai seorang Expert di bidang industri perpajakan.

Tax Academy menawarkan metode pembelajaran yang mudah dan memiliki jaringan profesional. Beberapa metode tersebut diantaranya adalah Video Learning, Interactive Learning, dan juga Hybrid Learning. Akademi perpajakan yang satu ini dikelola oleh profesional dari WiN Partners yang mengelola berbagai bidang pajak dengan kantornya di Surakarta, Medan dan juga Batam. Hubungi kami sekarang juga untuk Anda yang ingin mengikuti brevet pajak dan menjadi Expert di bidang pajak.

Pengetahuan Pajak yang Wajib Diketahui oleh Setiap Individu

Pengetahuan Pajak yang Wajib Diketahui oleh Setiap Individu

Training PajakSelf-assessment system merupakan kebijakan pajak yang mulai diberlakukan di negara Indonesia. Sistem seperti ini, akan memberikan kepercayaan penuh pada masyarakat atau yang berperan sebagai wajib pajak, untuk melakukan berbagai kewajiban perpajakannya.

Mulai dari melakukan penghitungan pajak terutangnya, membayarkan pajaknya, melunasi kekurangan pajak, penghitung pajak yang sudah dibayarkan, hingga melakukan pelaporan pajak sendiri ke Direktorat Jenderal Pajak. Untuk melakukan kewajiban pajak seperti ini, tentunya membutuhkan pengetahuan khusus di bidang perpajakan. Sehingga, solusinya adalah dengan mengikuti training pajak.

Perlu diketahui dengan training pajak nantinya anda akan bisa memperoleh materi mengenai regulasi perpajakan, bahkan hingga berbagai informasi di dalamnya. Tidak diragukan lagi, bahwa ada begitu banyak masyarakat Indonesia, yang pada saat ini kurang memiliki kepercayaan pada keberadaan pajak itu sendiri.

Hal tersebut dilihat dari lingkungan masyarakat, yang mana mereka hanya mengetahui dan mengenal pajak sebagai sebuah kebiasaan membayar sejumlah pungutan pada pemerintah. Sebagian masyarakat tersebut hanya membayar tanpa mengerti dasar dan maksud maupun tujuan dari pembayaran pajak. Perihal tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah dikarenakan kurangnya pemahaman tentang perpajakan.

Entah anda sebagai masyarakat Indonesia sadar maupun tidak, bahwa pajak pada saat ini memegang peran yang sangat penting dalam struktur pendanaan negara sebesar-besarnya. Bahkan pajak akan selalu dinamis untuk mengikuti pola perkembangan bisnis pada masyarakat. Saja sebagai masyarakat atau warga negara Indonesia yang baik, setiap individu harus melakukan kewajiban perpajakannya sesuai dengan tarif yang telah ditentukan.

Pajak dalam Arti Sebenarnya

Perlu diketahui bahwa pajak dalam arti sebenarnya merupakan kontribusi wajib pada sebuah negara yang terutang oleh setiap individu maupun badan usaha yang memiliki sifat memaksa berdasar pada UU, dengan tidak memperoleh imbalan dengan cara langsung dan dipergunakan untuk kebutuhan negara dan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Pengertian tersebut telah diatur dalam UU Nomor 28 Tahun 2007 mengenai Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP). Jika dilihat dari pengertian yang telah disebutkan sebelumnya, bisa disimpulkan apabila pajak adalah sebuah kontribusi yang wajib untuk dilaksanakan.

Baca Juga: Ini Dia Rumah dan Asrama yang Dibebaskan dari Pajak Pertambahan Nilai

Namun, siapakah wajib pajak itu? Dijelaskan dalam Undang-Undang KUP pasal pasal 1 angka 2 bahwa wajib pajak merupakan seorang individu atau sebuah badan usaha, yang memiliki kewajiban mulai dari membayar pajak, memotong pajak, dan memungut pajak. Wajib pajak juga memiliki hak dan kewajiban pajak yang sesuai dengan kebijakan perundang-undangan pajak yang berlaku.

Pada dasarnya, perpajakan bukan serta merta hanya untuk pendanaan atau pembiayaan negara saja. Tetapi, tentu saja pajak ini mempunyai begitu banyak fungsi lainnya dalam sebuah negara. Salah satu fungsi pajak lainnya, yaitu mulai dari sebagai alat yang digunakan untuk mengatur pemerintah dalam sosial ekonomi.

Sistem pemungutan pajak yang ada di Indonesia juga bukan hanya self assessment system saja, tetapi terdapat beberapa sistem pemungutan pajak lainnya, antara lain:

  • Official assessment system. Sistem pemungutan pajak ini akan memberikan wewenang pada pemerintah untuk menentukan seberapa besar pajak yang harus dibayar oleh wajib pajak.
  • Self assessment system. Sistem pemungutan pajak yang seringkali dibicarakan yang paling memudahkan wajib pajak karena kepercayaan sepenuhnya berada pada wajib pajak untuk melakukan berbagai kewajiban perpajakan yang ada.
  • With holding system. Sistem pemungutan pajak yang memberikan kepercayaannya pada pihak ketiga, bukan pemerintah maupun wajib pajak yang bersangkutan, untuk melakukan kewajiban pajak dan menentukan besarnya pajak yang terutang oleh wajib pajak yang bersangkutan.

Untuk menjadi seorang ahli pajak, Anda harus memiliki pengetahuan mendalam terkait pajak. Dan salah satunya adalah dengan mengikuti training pajak. Tax Academy adalah tempat yang tepat untuk Anda memulainya. Karena di tempat ini merupakan langkah tangga pertama kesuksesan Anda sebagai seorang Expert di bidang industri perpajakan.

Tax Academy menawarkan metode pembelajaran yang mudah dan memiliki jaringan profesional. Beberapa metode tersebut diantaranya adalah Video Learning, Interactive Learning, dan juga Hybrid Learning. Akademi perpajakan yang satu ini dikelola oleh profesional dari WiN Partners yang mengelola berbagai bidang pajak dengan kantornya di Surakarta, Medan dan juga Batam. Hubungi kami sekarang juga untuk Anda yang ingin mengikuti training pajak dan menjadi Expert di bidang pajak.

Jurusan Perpajakan Memberikan Peluang Karir Menjanjikan

Jurusan Perpajakan Memberikan Peluang Karir Menjanjikan

Pelatihan Pajak – Jurusan perpajakan menjadi salah satu incaran banyak pelajar. Ada berbagai manfaat serta kelebihan yang dapat diambil sebagai lulusan jurusan perpajakan. Lulusan perpajakan bisa berkarir dengan penghasilan yang terbilang lumayan besar. Pajak sendiri melibatkan berbagai aspek mulai dari akuntansi, ekonomi, dan juga hukum. Itulah mengapa dibutuhkan tenaga SDM profesional yang ahli dan juga terampil di dalam bidangnya.

Lantas mengapa jurusan perpajakan memiliki banyak peminat?

Peluang Kerja yang Terbuka di Seluruh Industri

Sebagian besar atau hampir keseluruhan industri yang terdapat di dunia memiliki kewajiban untuk membayar pajak pada negara. Sama halnya dengan profesi dalam bidang keuangan lainnya, semua industri memerlukan kehadiran seseorang yang bisa memastikan perusahaan tersebut memenuhi kewajiban perpajakannya.

Terdapat dua sisi yang dapat dijadikan sebagai tempat bekerja. Pemerintah tentu saja perlu untuk menempatkan seorang ahli pajak dalam mengelola penerimaan negara tersebut. Sedangkan perusahaan memerlukan ahli pajak untuk memastikan perpajakan yang harus diberikan kepada negara.

Mengurus pajak penghasilan karyawan, menghitung besaran pajak sampai dengan menyusun laporan dan juga melaporkan pajak baru sebagian dari tugas ahli pajak yang diperlukan setiap industri. Dengan demikian dapat dikatakan jika kesempatan untuk kerja di dalam bidang perpajakan akan selalu ada.

Menawarkan Banyak Alternatif Pekerjaan

Sudah tidak dapat dipungkiri lagi jika kesempatan untuk bekerja dalam bidang perpajakan terbilang sangat banyak. Saat menyelesaikan kuliah jurusan perpajakan, Anda akan siap untuk bekerja di industri manapun, mulai dari melakukan pelayanan publik, pengawasan, ataupun dengan membuka perusahaan yang memberikan jasa layanan konsultasi.

Dalam instansi pemerintahan, ahli pajak akan memiliki kesempatan yang besar untuk bisa bekerja di Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Pajak, Badan Kebijakan Fiskal, Pusdiklat Pajak, ataupun di Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. Sedangkan dalam sektor swasta, ahli pajak dapat menjadi staf keuangan, seorang auditor, akuntan pajak, dan juga menjadi seorang konsultan pajak.

Bisa Merintis Usaha Mandiri

Saat Anda sudah memiliki jam terbang yang cukup banyak, Anda bisa memiliki kesempatan untuk membuka kantor konsultan pajak. Profesi konsultan pajak akan selalu banyak dicari oleh perusahaan dan juga instansi pemerintahan. Ini disebabkan mengurus pajak bukan menjadi hal yang mudah dan juga tidak semua orang memahami dengan baik perpajakan luar dalam.

Baca Juga: Mengenal Tax Refund Persyaratan dan Contoh Kasusnya

Tentu saja berkarier sebagai konsultan pun bisa dijadikan sebagai pilihan yang bagus. Tapi, apabila Anda memutuskan merintis usaha lain yang ada di luar perpajakan, Anda juga bisa mengandalkan keilmuan yang diperoleh tersebut untuk mengelola perusahaan.

Menawarkan Pekerjaan yang Dinamis

Kebanyakan orang pasti berpikir jika berkarir dalam sektor keuangan akan menjadi hal yang sangat membosankan serta menjadi pekerjaan yang monoton. Anda memang akan bergelut dengan aktivitas rutin, misalnya tentang laporan keuangan serta laporan perpajakan. Tapi, di balik rutinitas itu tentu akan = ada tantangan yang bisa membuat Anda lebih bersemangat dalam bekerja.

Perpajakan dapat dikatakan sebagai sesuatu yang sangat dinamis dan juga sering mengalami perubahan. Setiap perusahaan serta perorangan mempunyai banyak permasalahan yang berbeda-beda. Sehingga, Anda akan menemukan banyak kasus menarik yang akan memacu diri Anda untuk terus mencari solusi terbaik.

Apalagi dengan kehadiran peraturan hukum serta undang-undang yang sering mengalami perubahan. Hampir pasti Anda perlu selalu mengulik urusan perpajakan. Hal tersebut juga mendukung supaya profesi ini tidak membuat Anda merasa bosan dengan terus menantang Anda denga berbagai pengetahuan baru.

Untuk menjadi seorang ahli pajak, Anda harus memiliki pengetahuan mendalam terkait pajak. Dan salah satunya adalah dengan mengikuti pelatihan pajak. Tax Academy adalah tempat yang tepat untuk Anda memulainya. Karena di tempat ini merupakan langkah tangga pertama kesuksesan Anda sebagai seorang Expert di bidang industri perpajakan.

Tax Academy menawarkan metode pembelajaran yang mudah dan memiliki jaringan profesional. Beberapa metode tersebut diantaranya adalah Video Learning, Interactive Learning, dan juga Hybrid Learning. Akademi perpajakan yang satu ini dikelola oleh profesional dari WiN Partners yang mengelola berbagai bidang pajak dengan kantornya di Surakarta, Medan dan juga Batam. Hubungi kami sekarang juga untuk Anda yang ingin mengikuti pelatihan pajak dan menjadi Expert di bidang pajak.

Ini Dia Rumah dan Asrama yang Dibebaskan dari Pajak Pertambahan Nilai

Ini Dia Rumah dan Asrama yang Dibebaskan dari Pajak Pertambahan Nilai

Kursus Pajak – Terdapat sebuah kebijakan baru yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia tentang insentif pembebasan pembebanan PPN atau Pajak Pertambahan Nilai dalam PMK No. 60 Tahun 2023. Peraturan Menteri Keuangan  Nomor 60 Tahun 2023 berisi mengenai batasan rumah pekerja dan umum, pondok boro, dan asrama pelajar dan mahasiswa yang dibebaskan dari Pajak Pertambahan Nilai.

Supaya Anda mengetahui berbagai regulasi perpajakan yang selalu diperbarui, maka solusinya adalah dengan mengikuti kursus pajak. Karena pelatihan perpajakan, seperti kursus pajak ini akan memberikan Anda begitu banyak materi ,mengenai perpajakan dasar hingga perpajakan lanjutan.

Seperti halnya, mengenai regulasi pajak yang baru dikeluarkan pemerintah di atas. Kebijakan perpajakan tersebut diterbitkan agar menjaga dan memberikan hunian atau tempat tinggal yang layak untuk masyarakat yang memiliki penghasilan rendah dan penerima insentif lainnya yang sudah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan tersebut. Hal tersebut adalah sebuah tindakan yang konkret yang bisa diambil sebagai upaya memberikan kesempatan untuk masyarakat dengan penghasilan rendah agar mendapatkan hunian yang layak ditempati dan terjangkau.

Penerbitan kebijakan ini adalah sebuah tindak lanjut dari PP No. 49 Tahun 2022 Pasal 5 ayat (2) yang menyebutkan asrama pelajar dan mahasiswa, rumah umum, dan pondok boro, serta rumah pekerja yang batasannya akan diatur oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dalam Peraturan Pemerintah tersebut, BKP (Barang Kena Pajak) yang memiliki sifat strategis termasuk asrama pelajar dan mahasiswa, rumah umum, dan pondok boro, serta rumah pekerja yang memperoleh pembebasan Pajak Pertambahan Nilai sebesar 11%.

Pengertian Rumah Umum dan Pekerja

Jika dilihat dari Peraturan Menteri Keuangan  Nomor 60 Tahun 2023 Pasal 2, rumah umum yang dibebaskan dari Pajak Pertambahan Nilai, yakni bangunan yang dipergunakan untuk mencukupi keperluan rumah bagi WNI (Warga Negara Indonesia) seorang individu yang memiliki kriteria masyarakat dengan penghasilan rendah. Sementara itu, rumah pekerja merupakan bangunan yang didirikan oleh pemberi kerja dengan maupun tanpa memanfaatkan jasa konstruksi untuk karyawan yang termasuk dalam kriteria masyarakat dengan penghasilan rendah.

Baca Juga: Dalam Dunia Perpajakan, Apakah Peran dari Partai Politik?

Rumah umum dimanfaatkan oleh pemerintah dengan program kepemilikan rumah subsidi. Pemerintah memberikan bantuan dalam bentuk subsidi bunga pembiayaan tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), maupun subsidi uang muka. Dengan memanfaatkan rumah umum tersebut, kepemilikan sebuah rumah bagi masyarakat dengan penghasilan rendah diharapkan bisa memberikan keringanan beban finansial untuk memenuhi kebutuhan hunian. Hal tersebut dikarenakan adanya bantuan subsidi dan pembebasan pengenaan pajak pertambahan nilai.

Bagaimana Ketentuan Rumah Umum dan Pekerja?

Pemerintah memberikan kepastian bahwa setiap rumah yang memperoleh pembebasan pajak pertambahan nilai memenuhi kriteria layak huni. Tetapi, tentu saja terdapat berbagai persyaratan yang harus dipenuhi supaya bisa memanfaatkan insentif yang satu ini, diantaranya:

  • Luas bangunan rumah paling tidak 21 sampai 36 meter persegi (m²).
  • Luas tanah paling tidak adalah 60 sampai 200 meter persegi (m²).
  • Harga jual hunian tidak melebihi batasan dari harga jual yang sudah ditentukan.
  • Hunian seperti ini adalah rumah pertama, yang dimiliki orang seorang individu yang masuk dalam kriteria masyarakat dengan penghasilan rendah, serta dipergunakan sendiri sebagai tempat huni dan tidak dipindah tangankan, dalam kurun waktu 4 tahun sejak dimiliki rumah tersebut.
  • Khusus untuk rumah umum, wajib mempunyai dan mendaftarkan kode identitas rumah yang dipersiapkan dari aplikasi Badan Pengelola dan/atau Kementerian PUPR.

Untuk menjadi seorang ahli pajak, Anda harus memiliki pengetahuan mendalam terkait pajak. Dan salah satunya adalah dengan mengikuti kursus pajak. Tax Academy adalah tempat yang tepat untuk Anda memulainya. Karena di tempat ini merupakan langkah tangga pertama kesuksesan Anda sebagai seorang Expert di bidang industri perpajakan.

Tax Academy menawarkan metode pembelajaran yang mudah dan memiliki jaringan profesional. Beberapa metode tersebut diantaranya adalah Video Learning, Interactive Learning, dan juga Hybrid Learning. Akademi perpajakan yang satu ini dikelola oleh profesional dari WiN Partners yang mengelola berbagai bidang pajak dengan kantornya di Surakarta, Medan dan juga Batam. Hubungi kami sekarang juga untuk Anda yang ingin mengikuti kursus pajak dan menjadi Expert di bidang pajak.

Mengenal Tax Refund Persyaratan dan Contoh Kasusnya

Mengenal Tax Refund Persyaratan dan Contoh Kasusnya

Training Pajak – Kehadiran wisatawan mancanegara  di Tanah Air memang menjadi salah satu sumber yang bisa menambah devisa negara. Para wisatawan banyak yang melakukan transaksi penukaran mata uang asing dengan rupiah dengan berbagai tujuan, yang mana salah satunya ialah untuk berbelanja di dalam negeri. Dari transaksi yang dilakukan tersebut, wisman atau wisatawan mancanegara berhak untuk memperoleh pengembalian pajak ketika melakukan pembelian barang di toko yang memiliki logo “Tax Refund for Tourist”.

Lantas, sebenarnya apa yang dimaksud dengan tax refund serta bagaimana kaitannya dengan pajak secara keseluruhan?

Pemerintah Indonesia sendiri telah memberikan fasilitas tax refund dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 120/PMK/03/2019 terkait dengan Tata Cara Pengajuan dan Penyelesaian Permintaan Kembali Pajak Pertambahan Nilai Barang Bawaan Orang Pribadi Pemegang Paspor Luar Negeri. Wisman yang berbelanja dengan jumlah atau besaran minimal Rp500.000 di toko yang berlogo khusus serta apabila totalnya mencapai Rp5.000.000 maka mereka berhak untuk memperoleh pengembalian pajak pertambahan nilai (PPN).

Yang perlu digaris-bawahi dalam hal ini ialah layanan pengembalian pajak tersebut hanya diperuntukkan untuk transaksi barang, bukan untuk jasa. Dalam kaitannya dengan hal ini struk pembayaran yang diperoleh dari restoran maupun restoran tidak termasuk di dalamnya. Sebab dinikmati di luar negeri bukan negara asal wisatawan mancanegara  .

Skema pengembalian pajak tersebut tidak berlaku bagi Warga Negara Indonesia serta hanya berlaku bagi para wisman yang memegang paspor luar negeri yang tinggal tidak lebih dari 60 hari semenjak kedatangan mereka di Indonesia.

Syarat-Syarat Tax Refund

Terdapat beberapa syarat khusus untuk para wisatawan mancanegara  yang ingin menikmati pengembalian pajak, seperti:

  1. Transaksi pembelian barang dilakukan di toko berlogo “Tax Refund for Tourist” yang ada di seluruh Indonesia yang mana wisatawan harus menunjukkan paspor. Sselain itu, wisatawan juga harus mempunyai faktur pajak yang valid.
  2. Barang tersebut dibeli 1 bulan sebelum wisatawan meninggalkan Indonesia.
  3. Pembayaran pajak dilakukan dengan jumlah minimum Rp50.000 untuk setiap transaksi serta jumlah seluruh pajak dari beberapa struk minimalnya Rp500.000.
  4. Barang yang dibeli oleh wisman harus dibawa keluar dari Indonesia yang dijadikan sebagai bagasi tambahan dalam waktu satu bulan sejak tanggal pembelian.

Baca Juga: Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Brevet Pajak

Opsi pembayaran tax refund bisa dipilih oleh wisman, baik itu dibayar melalui transfer bank atau dibayar tunai, dengan syarat sebagai berikut:

  • Dibayar secara tunai dengan mata uang rupiah apabila jumlahnya tidak lebih dari 5 juta rupiah.
  • Apabila jumlahnya melebihi Rp5.000.000 maka ditransfer ke bank pilihan. Wisman harus memberikan data secara lengkap terkait dengan nomor rekening bank, nama akun, nomor routing bank, alamat, bank yang dituju untuk transfer dan juga mata uang yang mereka minya untuk tax refund. Transfer akan dilakukan dalam waktu 1 bulan semenjak permohonan pengembalian pajak diterima.
  • Apabila jumlah pengembalian pajak melebihi Rp5.000.000 namun wisman menolak untuk ditransfer, maka nantinya jumlah yang akan dibayarkan hanya Rp5.000.000 saja sementar untuk sisanya tidak bisa dikembalikan.

Disamping itu, untuk para pemilik toko retail dengan status PKP (Pengusaha Kena Pajak) juga dapat berpartisipasi didalam pengembalian pajak tersebut dengan syarat – syarat tertentu.

Untuk menjadi seorang ahli pajak, Anda harus memiliki pengetahuan mendalam terkait pajak. Dan salah satunya adalah dengan mengikuti training pajak. Tax Academy adalah tempat yang tepat untuk Anda memulainya. Karena di tempat ini merupakan langkah tangga pertama kesuksesan Anda sebagai seorang Expert di bidang industri perpajakan.

Tax Academy menawarkan metode pembelajaran yang mudah dan memiliki jaringan profesional. Beberapa metode tersebut diantaranya adalah Video Learning, Interactive Learning, dan juga Hybrid Learning. Akademi perpajakan yang satu ini dikelola oleh profesional dari WiN Partners yang mengelola berbagai bidang pajak dengan kantornya di Surakarta, Medan dan juga Batam. Hubungi kami sekarang juga untuk Anda yang ingin mengikuti training pajak dan menjadi Expert di bidang pajak.