Dorong Ekonomi dan Investasi! Ini Manfaat Tax Allowance bagi Perusahaan

Dorong Ekonomi dan Investasi! Ini Manfaat Tax Allowance bagi Perusahaan

Pelatihan pajak dapat membantu wajib pajak untuk mengelola pajak dengan lebih baik. Sebab, dalam pelatihan pajak akan mendapatkan materi tentang kebijakan perundang-undangan perpajakan. Salah satu kebijakan pajak yang ditawarkan oleh pemerintah Indonesia sebagai bentuk keringanan pajak adalah tax allowance. Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing industri, dan menciptakan lapangan kerja. Dalam rangka mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, pemerintah bermaksud untuk meningkatkan investasi lokal dan asing dengan menawarkan keringanan pajak untuk bisnis yang memenuhi persyaratan tertentu.

Mengenal Tax Allowance

Tax allowance adalah keringanan pajak yang ditawarkan pemerintah untuk mendorong investasi di industri tertentu. Dalam rangka meningkatkan daya saing industri dan menarik investasi lokal dan asing, insentif ini memungkinkan bisnis untuk menerima keringanan pajak, seperti penurunan penghasilan kena pajak atau perlakuan istimewa lainnya.

Jenis-Jenis Fasilitas Tax Allowance

Menurut Pasal 3 Ayat (1) PP 78/2019, wajib pajak badan yang memenuhi syarat dapat memanfaatkan empat jenis fasilitas utama tunjangan pajak berikut ini:

  • Pengurangan Penghasilan Neto: 30% dari seluruh investasi dapat dihapuskan sebagai aset tetap berwujud, seperti real estat yang digunakan untuk operasi bisnis utama. Pengurangan ini dilakukan secara bertahap, dengan tarif 5% per tahun selama enam tahun.
  • Amortisasi dan Penyusutan Lebih Cepat: Sesuai dengan aset yang diperoleh selama investasi, bisnis dapat mempercepat pengurangan pajak mereka melalui penyusutan yang dipercepat untuk aset tetap fisik dan amortisasi untuk aset tidak berwujud.
  • Tarif Pajak Penghasilan Dividen yang Lebih Rendah: dividen yang dibayarkan kepada wajib pajak luar negeri dengan tarif pajak penghasilan 10%, atau tarif yang lebih rendah sesuai dengan perjanjian penghindaran pajak berganda (P3B).
  • Kompensasi untuk Kerugian yang Diperpanjang: Mengizinkan kompensasi kerugian selama lebih dari lima tahun, tetapi tidak lebih dari 10 tahun, akan meringankan beban keuangan perusahaan.

Persyaratan untuk Penerima Fasilitas Tax Allowance

Perusahaan harus memenuhi sejumlah persyaratan yang diberlakukan oleh pemerintah untuk mendapatkan fasilitas pajak penghasilan (PPh) di bawah skema tax allowance. Perusahaan yang memenuhi syarat untuk mendapatkan fasilitas ini harus memenuhi setidaknya satu dari tiga persyaratan utama yang tercantum dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah (PP) No. 78/2019.

Baca Juga: SPT di Era Digital: Coretax Menggantikan e-Filing, Simak Perubahannya!

Bisnis tersebut harus berfokus pada ekspor atau memiliki nilai investasi yang tinggi. Investasi yang besar menunjukkan dedikasi perusahaan terhadap pertumbuhan bisnis jangka panjang di Indonesia. Selain itu, bisnis yang memprioritaskan ekspor berkontribusi pada pendapatan devisa negara dan membuat produk Indonesia lebih kompetitif di pasar global.

  • Tingkat penyerapan tenaga kerja perusahaan harus tinggi: Bisnis yang memiliki kapasitas untuk menghasilkan banyak pekerjaan diberikan prioritas utama karena mereka dapat mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  • Perusahaan harus menggunakan banyak bahan baku yang diproduksi secara lokal: Tingkat kandungan lokal yang tinggi dalam proses produksi akan meningkatkan daya saing bisnis dalam negeri, mengurangi ketergantungan pada impor, dan mendorong perluasan industri pendukung seperti manufaktur dan pertanian.

Lima Aspek Tax Allowance

Beberapa elemen kunci dari tax allowance dan dampaknya adalah sebagai berikut:

  • Bantuan untuk Individu dan Keluarga: Mengurangi Tekanan Finansial: Dengan menurunkan pajak untuk kebutuhan seperti perumahan, perawatan kesehatan, dan pendidikan, tunjangan pajak bermanfaat bagi individu dan keluarga.
  • Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi: Peningkatan Partisipasi Pasar Keuangan: Keringanan pajak memberi insentif kepada masyarakat dan bisnis untuk menanamkan uangnya ke dalam industri yang memiliki prospek pengembangan yang kuat.
  • Bantuan untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM): Pembebasan pajak memudahkan UKM untuk mendapatkan lebih banyak pendanaan untuk pertumbuhan perusahaan tanpa harus membayar pajak yang berlebihan.

Untuk menjadi seorang ahli pajak, Anda harus memiliki pengetahuan mendalam terkait pajak. Dan salah satunya adalah dengan mengikuti Pelatihan pajak. Tax Academy adalah tempat yang tepat untuk Anda memulainya. Karena di tempat ini merupakan langkah tangga pertama kesuksesan Anda sebagai seorang Expert di bidang industri perpajakan.

Tax Academy menawarkan metode pembelajaran yang mudah dan memiliki jaringan profesional. Beberapa metode tersebut diantaranya adalah Video Learning, Interactive Learning, dan juga Hybrid Learning. Akademi perpajakan yang satu ini dikelola oleh profesional dari WiN Partners yang mengelola berbagai bidang pajak dengan kantornya di Surakarta, Medan dan juga Batam. Hubungi kami sekarang juga untuk Anda yang ingin mengikuti Pelatihan pajak dan menjadi Expert di bidang pajak.

Tags: No tags

Comments are closed.