cara lapor spt tahunan

Cara Lapor SPT Tahunan via Coretax

Tahun ini merupakan tahun pertama SPT Tahunan dilaporkan dengan menggunakan sistem baru, yakni Coretax. Tentunya, cara lapor SPT Tahunan dan formulir yang dipakai akan berbeda. Oleh karena itu, perlu persiapan yang matang untuk mempermudah proses pelaporan sekaligus memastikan akurasi data.

Langkah-Langkah Pelaporan SPT Tahunan

Ada beberapa hal yang bisa Anda jadikan sebagai checklist ketika ingin melaporkan SPT Tahunan:

Checklist 1: Menyiapkan dokumen pendukung

Pondasi pelaporan yang rapi selalu dimulai dari kelengkapan data. Kumpulkan dokumen yang relevan secara sistematis sebelum deadline pelaporan untuk mempersingkat waktu pelaporan dan menghilangkan celah kesalahan input.

Beberapa dokumen yang bisa dipersiapkan adalah sebagai berikut:

  • Data penghasilan setahun, termasuk peredaran usaha bagi yang berwirausaha maupun honorarium, bonus, dan tunjangan,
  • Bukti potong atau pemungutan PPh dari pemberi kerja atau pihak lain,
  • Daftar harta dan utang akhir tahun yang akurat, beserta keterangannya,
  • Data keluarga dan tanggungan yang memengaruhi perhitungan PTKP,
  • Kode otorisasi untuk penandatanganan elektronik agar SPT dapat disahkan.

Anda dapat membuat folder digital per tahun pajak dan memberi nama file yang konsisten. Praktik kecil seperti ini mengurangi friksi saat input dan memudahkan proses penginputan di Coretax.

Checklist 2: Membuat konsep SPT di coretaxdjp.pajak.go.id

Masuk ke portal coretaxdjp.pajak.go.id menggunakan kredensial yang valid. Cek dashboard untuk memastikan profil Anda tercatat benar, lalu buat konsep SPT Tahunan.

Perhatikan beberapa hal berikut:

  • Pastikan data identitas terbarui agar sistem tidak menolak saat penandatanganan elektronik.
  • Sesuaikan jenis formulir dengan profil penghasilan Anda, agar kolom yang muncul relevan dan tidak membingungkan.
  • Jika bekerja di perusahaan, koordinasikan dengan tim payroll untuk menyelaraskan bukti potong dan angka penghasilan.

Checklist 3: Mengisi, mengecek, dan mengirim SPT

Setelah konsep siap, lengkapi blok penting SPT Tahunan berikut secara berurutan:

  • Identitas wajib pajak,
  • Ikhtisar penghasilan neto dari berbagai sumber penghasilan,
  • Perhitungan pajak terutang yang sesuai ketentuan,
  • Kredit pajak dari bukti potong atau setoran yang telah dilakukan,
  • Posisi kurang atau lebih bayar beserta keterangannya,
  • Pernyataan transaksi lain yang relevan.

Luangkan waktu Anda untuk pengecekan akhir sebelum klik submit. Pastikan perbandingan antara penghasilan kotor, penghasilan neto, dan kredit pajak sudah dihitung secara akurat. Jika ada lebih bayar, pahami konsekuensi administratifnya, termasuk potensi pemeriksaan dokumen. Setelah submit, simpan Bukti Penerimaan Elektronik sebagai arsip yang mudah diakses.

Mau paham lebih lanjut terkait Coretax / cara lapor SPT Tahunan Orang Pribadi / Badan?

Tax Academy hadir disini menyediakan Kelas Brevet Pajak yang dirancang oleh tim profesional dengan materi sesuai dengan kurikulum USKP dan peraturan pajak terbaru. Daftar kelasnya sekarang disini!

Eksplor insight lain seputar perpajakan dan Brevet dengan kunjungi Instagram Tax Academy atau laman blog Tax Academy dan nantikan update lainnya.

Comments are closed.